Jangan menindas pendatang

Imamat 19:33

Kuduslah, sebab Aku kudus

Jika seorang pendatang tinggal di negerimu, janganlah menindasnya.

Imamat 19:33 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Imamat 19:33?

Ayat ini melarang menindas pendatang yang tinggal di negeri Israel. Mereka harus diperlakukan dengan adil dan baik, bukan ditindas. Ini menunjukkan bahwa Allah peduli terhadap orang asing dan ingin umat-Nya mencerminkan kasih-Nya.

Latar belakang

Perlakuan adil bagi orang asing

TUHAN menginstruksikan agar bangsa Israel tidak menindas pendatang yang tinggal di negeri mereka. Perintah ini menekankan keadilan dan kasih terhadap mereka yang berbeda status, karena Israel sendiri pernah menjadi orang asing.

Di mana

Gunung Sinai

Di kaki gunung, dalam kumpulan hukum sosial

Kapan

~1445 SM

Perjalanan ke Kanaan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Keluaran dari Mesir
Memasuki Kanaan
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, pemberi hukum

M

Kepada

Musa

Pemimpin Israel, juru bicara TUHAN

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

גֵּר

ger · pendatang

orang asing yang menetap di suatu tempat

גּוּר

gur · tinggal

tinggal sementara, berdiam sebagai pendatang

יָנָה

yanah · menindas

menekan, merampas hak, memperlakukan dengan kasar

Kata 'ger' dan 'gur' menekankan status sementara dan rentan pendatang; larangan menindas berarti melindungi mereka dengan kasih.

Tahukah kamu

Kata 'ger'

Kata Ibrani untuk pendatang adalah 'ger', yang sering merujuk pada orang non-Israel yang tinggal di tengah umat Israel dan tunduk pada hukum Taurat.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 19:33

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Imamat 19:33

✕  Sering dikira

Menganggap 'pendatang' hanya berarti imigran ilegal atau pencari suaka modern.

✓  Yang sebenarnya

Konteks aslinya adalah orang asing yang tinggal di Israel, bukan konsep modern imigrasi.

✕  Sering dikira

Menyatakan bahwa kita tidak perlu peduli pada orang asing karena bukan Israel.

✓  Yang sebenarnya

Prinsip kasih kepada orang asing tetap berlaku sebagai bagian dari kasih kepada sesama manusia.

Renungan

Renungan Singkat Imamat 19:33

Setiap kita bisa bertemu dengan orang asing yang membutuhkan pertolongan. Mungkin mereka pindah dari daerah lain atau bahkan imigran. Kita dipanggil untuk berbuat baik, bukan menghakimi atau memanfaatkan mereka.

Tuhan, bukalah mataku untuk melihat kebutuhan orang-orang asing di sekitarku dan berilah aku keberanian untuk menolong mereka dengan kasih-Mu. Amin.