Larangan dengan istri tiri
Imamat 18:8
Batas-Batas yang Membebaskan
“Jangan mengadakan hubungan seksual dengan istri ayahmu, walaupun dia bukan ibumu. Sebab, dia adalah milik ayahmu.”Imamat 18:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Janganlah kausingkapkan aurat seorang isteri ayahmu, karena ia hak ayahmu.”Imamat 18:8 · TB
Terjemahan Baru
“Jangan menghina ayahmu dengan bersetubuh dengan salah seorang istrinya yang lain.”Imamat 18:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jangan pula melecehkan ayahmu dengan bersetubuh dengan istrinya yang lain.”Imamat 18:8 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“The nakedness of thy father’s wife shalt thou not uncover: it is thy father’s nakedness.”Imamat 18:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 18:8?
Ayat ini menegaskan larangan berhubungan seksual dengan istri ayahmu, meskipun dia bukan ibumu. Hal ini karena istri ayahmu adalah milik ayahmu dan hubungan itu akan melanggar hak ayahmu serta merusak keutuhan keluarga.
Latar belakang
Istri ayah yang bukan ibumu
Berbeda dengan ayat 7 yang berbicara soal ibu kandung, ayat ini merujuk pada istri tiri — istri lain dari ayah dalam konteks poligami yang umum di Timur Tengah kuno. Alasan larangannya berbeda: bukan soal darah, tapi soal kepemilikan dan otoritas ayah.
Di mana
Padang Gurun Sinai
Kemah-kemah keluarga yang berdekatan · kehidupan suku
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Allah (TUHAN)
Allah yang melindungi batas-batas keluarga
Kepada
Umat Israel (laki-laki)
Laki-laki Israel dalam konteks keluarga poligami
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עֶרְוַת אָבִיךָ
ervat avikha · milik ayahmu
Harfiah 'ketelanjangan ayahmu' — idiom yang berarti mengganggu apa yang menjadi hak atau milik ayah.
כִּי
ki · walaupun
Kata penegasan 'karena/walaupun' — menunjukkan bahwa larangan berlaku bahkan jika perempuan itu bukan ibu kandungmu.
אֵשֶׁת
eshet · istri
Istri dalam status pernikahan resmi — berbeda dari gundik (pilegesh) yang statusnya lebih rendah.
Kata kunci 'ervat avikha' (ketelanjangan ayahmu) menunjukkan bahwa berhubungan dengan istri ayah berarti melanggar otoritas dan martabat sang ayah — sebuah penghinaan terhadap hirarki keluarga.
Tahukah kamu
Ruben dan Bilha: preseden tragis
Kejadian 35:22 mencatat Ruben, anak sulung Yakub, tidur dengan Bilha — gundik ayahnya. Akibatnya, Ruben kehilangan hak kesulungannya (Kej. 49:4). Ini menunjukkan larangan ini sudah ada sebelum hukum Sinai.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 18:8
Kejadian 49:4
Ruben kehilangan hak kesulungan
“Engkau tak terkendali seperti air — jangan engkau jadi yang terkemuka. Sebab engkau telah mendaki tempat tidur ayahmu.”
Ulangan 23:1
larangan paralel
“Seorang laki-laki janganlah mengambil istri ayahnya.”
2 Samuel 16:21-22
pelanggaran politis-seksual
“Lalu Ahitofel berkata kepada Absalom... 'Masuklah kepada gundik-gundik ayahmu.'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 18:8
✕ Sering dikira
"Larangan ini hanya jika ayah masih hidup"
✓ Yang sebenarnya
Teks tidak memberi pengecualian berdasarkan status hidup ayah — larangan berlaku mutlak.
✕ Sering dikira
"'Milik ayah' berarti perempuan seperti properti"
✓ Yang sebenarnya
Bahasa 'ervat avikha' adalah idiom relasional, bukan pernyataan tentang status perempuan sebagai benda.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 18:8
Setiap anggota keluarga memiliki tempat dan hak yang harus dihormati. Jangan mengambil apa yang bukan milik kita, termasuk dalam hal hubungan. Kepercayaan dalam keluarga sangat penting untuk dijaga.
Ya Allah, bantu kami untuk hidup dengan integritas dan menghormati kepemilikan orang lain dalam keluarga. Amin.