Larangan hubungan dengan ibu
Imamat 18:7
Batas-Batas yang Membebaskan
“Jangan mengadakan hubungan seksual dengan istri ayahmu. Dia itu ibumu, jadi jangan mengadakan hubungan seksual dengan dia.”Imamat 18:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Janganlah kausingkapkan aurat isteri ayahmu, karena ia hak ayahmu; dia ibumu, jadi janganlah singkapkan auratnya.”Imamat 18:7 · TB
Terjemahan Baru
“Jangan bersetubuh dengan ibumu, istri ayahmu, sebab dia hak ayahmu.”Imamat 18:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jangan melecehkan ayahmu dengan bersetubuh dengan ibumu sendiri.”Imamat 18:7 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“The nakedness of thy father, or the nakedness of thy mother, shalt thou not uncover: she is thy mother; thou shalt not uncover her nakedness.”Imamat 18:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 18:7?
Ayat ini melarang hubungan seksual dengan istri ayahmu, yang dianggap sebagai ibumu. Ini menekankan penghormatan terhadap ikatan keluarga dan otoritas ayah. Larangan ini mencakup hubungan dengan ibu kandung maupun istri ayah lainnya.
Latar belakang
Kasus pertama: hubungan dengan ibu
Larangan pertama yang dirinci adalah hubungan dengan ibu kandung — yang secara naluriah sudah dilarang oleh semua budaya. Namun penegasan eksplisit ini penting karena di beberapa konteks keagamaan kuno, hubungan semacam ini dikaitkan dengan ritus kesuburan.
Di mana
Padang Gurun Sinai
Di tenda-tenda keluarga · kehidupan komunal yang padat
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Allah (TUHAN)
Allah yang menjaga martabat keluarga
Kepada
Umat Israel (laki-laki)
Laki-laki Israel yang bertanggung jawab atas keluarga
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אִמְּךָ
immekha · ibumu
Ibu kandungmu — hubungan paling dasar dan sakral dalam keluarga manusia.
אֵשֶׁת אָבִיךָ
eshet avikha · istri ayahmu
Istri ayahmu — istilah yang bisa merujuk pada ibu kandung atau ibu tiri dalam konteks poligami.
עֶרְוַת
ervat · ketelanjangan
Ketelanjangan dalam bahasa Ibrani sering merujuk pada keintiman seksual — 'mengungkapkan ketelanjangan' = berhubungan seksual.
Ayat ini menggunakan dua frasa yang merujuk hal yang sama: 'istri ayahmu' dan 'ibumu' — menunjukkan bahwa larangan ini berlaku tanpa celah, baik secara legal maupun emosional.
Tahukah kamu
Mengapa perlu ditulis jika sudah jelas?
Banyak pakar alkitab mencatat bahwa bahkan larangan yang terlihat 'sudah jelas' perlu ditulis eksplisit karena manusia punya kemampuan luar biasa untuk merasionalisasi pelanggaran moral, terutama dalam konteks ritual keagamaan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 18:7
Kejadian 35:22
contoh pelanggaran sedarah
“Pada waktu Israel diam di negeri itu, pergilah Ruben dan tidur dengan Bilha, gundik ayahnya.”
1 Korintus 5:1
Paulus mengutuk hal serupa
“Ada percabulan di antara kamu, bahkan percabulan yang tidak terdapat di antara bangsa-bangsa lain.”
Ulangan 22:30
hukum paralel di Ulangan
“Seorang laki-laki janganlah mengambil istri ayahnya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 18:7
✕ Sering dikira
"Larangan ini hanya soal pernikahan"
✓ Yang sebenarnya
Konteks pasal 18 jelas berbicara tentang hubungan seksual, bukan hanya pernikahan formal.
✕ Sering dikira
"Hanya berlaku jika ayah masih hidup"
✓ Yang sebenarnya
Teks tidak memberikan pengecualian apapun berdasarkan status ayah.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 18:7
Kita perlu menjaga batas-batas yang sehat dalam hubungan keluarga. Hormati anggota keluarga dan jangan merusak kepercayaan yang telah dibangun. Ingatlah bahwa setiap hubungan harus dijalani dengan hormat dan kasih.
Tuhan, tolong kami untuk selalu menghormati orang tua dan menjaga kemurnian hubungan keluarga. Amin.