Mempersembahkan Kambing Hidup
Imamat 16:20
Hari Pendamaian dan Kambing Hitam
“Setelah dia selesai mengadakan pendamaian untuk ruang kudus dan tenda pertemuan serta mazbah, dia harus mempersembahkan kambing jantan yang masih hidup itu.”Imamat 16:20 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Setelah selesai mengadakan pendamaian bagi tempat kudus dan Kemah Pertemuan serta mezbah, ia Imamat 16.21–24 90 harus mempersembahkan kambing jantan yang masih hidup itu,”Imamat 16:20 · TB
Terjemahan Baru
“Sesudah mengadakan upacara penyucian Ruang Mahasuci dan bagian-bagian lain dari Kemah TUHAN serta mezbahnya, Harun harus mempersembahkan kepada TUHAN kambing yang hidup yang dipilih bagi Azazel.”Imamat 16:20 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Sesudah menyelesaikan upacara pendamaian untuk ruang mahakudus, kemah-Ku, dan mezbah kurban, Harun akan membawa ke hadapan-Ku kambing hidup yang terpilih untuk dilepaskan.”Imamat 16:20 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And when he hath made an end of reconciling the holy place, and the tabernacle of the congregation, and the altar, he shall bring the live goat:”Imamat 16:20 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 16:20?
Setelah menyucikan ruang kudus, tenda pertemuan, dan mazbah, Harun mempersembahkan kambing jantan yang masih hidup. Ini menandakan puncak upacara pendamaian, di mana kambing ini akan menanggung dosa umat dan dibuang ke padang gurun, melambangkan penghapusan dosa secara total.
Latar belakang
Lanjutan Ritual: Kambing Azazel
Setelah menyelesaikan pendamaian untuk ruang kudus, tenda pertemuan, dan mazbah, Harun harus mempersembahkan kambing jantan yang masih hidup. Kambing ini akan menjadi kambing Azazel yang nantinya akan membawa dosa umat ke padang gurun.
Di mana
Kemah Pertemuan di padang gurun
Di depan Kemah Pertemuan, setelah ritual penyucian mazbah
Kapan
~1440 SM
Perjalanan di padang gurun
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, penyampai firman TUHAN
Kepada
Harun
Imam besar, kakak Musa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הִקְרִיב
hiqriv · mempersembahkan
membawa atau menghadapkan sesuatu kepada Allah, sering untuk korban.
שָׂעִיר
sa'ir · kambing
kambing jantan, sering digunakan dalam korban penghapus dosa.
חַי
chai · hidup
hidup, berlawanan dengan mati; menunjukkan keadaan yang masih bernyawa.
Mempersembahkan kambing yang hidup menekankan bahwa dosa tidak hanya 'dibayar' dengan darah, tetapi juga 'dibawa pergi'. Ini mengajarkan bahwa pengampunan sejati menghilangkan dosa, bukan hanya menutupinya.
Tahukah kamu
Kambing yang hidup vs disembelih
Dalam ritual ini, ada dua kambing: satu disembelih untuk korban penghapus dosa, yang lain dibiarkan hidup dan diusir ke padang gurun. Ini gambaran dua aspek pengampunan: darah yang membersihkan dan pengangkutan dosa menjauh.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 16:20
Imamat 16:8
kambing bagi Azazel
“Harun harus membuang undi terhadap kedua kambing jantan itu. Satu undi bagi TUHAN, yang lainnya bagi Azazel.”
Yesaya 53:6
dosa ditimpakan
“Sekalian kita sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian.”
Yohanes 1:29
menghapus dosa
“Lihatlah Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 16:20
✕ Sering dikira
Ada yang mengira kambing yang hidup dikorbankan di atas mazbah juga.
✓ Yang sebenarnya
Kambing ini tidak disembelih, melainkan diusir ke padang gurun setelah dosa ditanggungkan ke atasnya.
✕ Sering dikira
Beberapa berpikir ritual ini hanya bersifat simbolis tanpa makna praktis.
✓ Yang sebenarnya
Ritual ini menunjukkan keseriusan dosa dan kebutuhan akan penghapusan yang nyata; bagi umat, ini mengajarkan pertobatan dan pengampunan.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 16:20
Kita tidak perlu lagi mempersembahkan kambing karena Yesus telah menjadi kurban sempurna. Namun, kita dipanggil untuk mengakui dosa dan menerima pengampunan-Nya, serta hidup sebagai orang yang telah dibebaskan dari beban dosa.
Tuhan, terima kasih untuk pengampunan-Mu yang sempurna melalui Yesus. Tolong aku untuk hidup dalam kebebasan dan tidak kembali terikat dosa. Amin.