Memercikkan Darah ke Mazbah
Imamat 16:19
Hari Pendamaian dan Kambing Hitam
“Dia harus memercikkan sebagian darah ke mazbah dengan jarinya sebanyak tujuh kali. Dengan demikian, dia menahirkan dan menguduskan mazbah itu dari semua kenajisan umat Israel.”Imamat 16:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kemudian ia harus memercikkan sedikit dari darah itu ke mezbah itu dengan jarinya tujuh kali dan mentahirkan serta menguduskannya dari segala kenajisan orang Israel.”Imamat 16:19 · TB
Terjemahan Baru
“Dengan jarinya ia harus memercikkan sedikit darah itu tujuh kali ke atas mezbah. Dengan cara itu ia menyucikan mezbah dari kenajisan bangsa Israel, supaya menjadi suci.”Imamat 16:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu dengan jarinya, dia akan memercikkan darah itu tujuh kali ke atas mezbah untuk menyucikan mezbah itu dari kenajisan umat Israel.”Imamat 16:19 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he shall sprinkle of the blood upon it with his finger seven times, and cleanse it, and hallow it from the uncleanness of the children of Israel.”Imamat 16:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 16:19?
Ayat ini menggambarkan imam memercikkan darah ke mazbah tujuh kali untuk menahirkannya dari kenajisan umat Israel. Tindakan ini melambangkan penyucian menyeluruh, menunjukkan bahwa darah kurban memulihkan kekudusan tempat ibadah dan memungkinkan hubungan dengan Tuhan dipulihkan.
Latar belakang
Menahirkan Mazbah
Setelah mengadakan pendamaian untuk ruang kudus dan tenda pertemuan, Harun keluar untuk menguduskan mazbah korban bakaran. Ia mengambil darah sapi jantan dan kambing jantan, mengoleskannya pada tanduk-tanduk mazbah, lalu memercikkannya tujuh kali untuk menahirkannya dari kenajisan umat.
Di mana
Kemah Pertemuan di padang gurun
Di halaman Kemah Pertemuan, dekat mazbah korban bakaran
Kapan
~1440 SM
Perjalanan di padang gurun
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, penyampai firman TUHAN
Kepada
Harun
Imam besar, kakak Musa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הִזָּה
hizzah · memercikkan
memercikkan atau menyiramkan cairan (biasanya darah) dalam ritual penyucian.
דָּם
dam · darah
darah, simbol kehidupan; dalam korban, menjadi alat pendamaian.
שֶׁבַע
sheva · tujuh
tujuh, angka yang sering menandakan keutuhan atau kesempurnaan.
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa penyucian mazbah bukan sekadar ritual, tetapi tindakan yang lengkap dan sempurna melalui darah yang melambangkan kehidupan. Ini mengajarkan bahwa pengudusan sejati memerlukan darah dan dilakukan secara utuh.
Tahukah kamu
Tujuh kali percikan
Angka tujuh sering melambangkan kesempurnaan atau kelengkapan dalam Alkitab. Memercikkan darah tujuh kali menegaskan bahwa penyucian mazbah itu menyeluruh dan sempurna.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 16:19
Imamat 4:6
percikan tujuh kali
“Imam harus mencelupkan jarinya ke dalam darah dan memercikkannya tujuh kali di hadapan TUHAN di depan tirai tempat kudus.”
Ibrani 9:13
darah untuk menguduskan
“Sebab jika darah domba jantan dan lembu jantan serta abu lembu betina yang ditaburkan menguduskan mereka yang najis, sehingga menyucikan tubuh mereka,”
Keluaran 29:36
membersihkan mazbah
“Setiap hari engkau harus mempersembahkan seekor lembu jantan sebagai korban penghapus dosa untuk mengadakan pendamaian; dan engkau harus membersihkan mazbah itu dengan mengadakan pendamaian baginya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 16:19
✕ Sering dikira
Beberapa orang mengira memercikkan darah ke mazbah adalah tindakan magis yang otomatis membersihkan dosa.
✓ Yang sebenarnya
Percikan darah adalah simbol ketaatan dan iman kepada Allah; efektivitasnya bergantung pada hati yang bertobat, bukan ritual itu sendiri.
✕ Sering dikira
Ada yang mengira hanya mazbah yang perlu disucikan, padahal seluruh proses pendamaian mencakup ruang kudus, tenda, dan umat.
✓ Yang sebenarnya
Mazbah adalah bagian dari rangkaian pendamaian yang menyeluruh; setiap bagian penting untuk memulihkan hubungan dengan Allah.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 16:19
Seperti mazbah yang perlu ditahirkan, kita pun perlu dibersihkan dari dosa secara menyeluruh, bukan hanya sebagian. Luangkan waktu untuk meminta Tuhan menyucikan hati dan pikiran kita dari hal-hal yang menajiskan.
Tuhan, tahirkanlah hatiku sepenuhnya dan kuduskanlah hidupku, agar setiap bagian diriku memuliakan Engkau. Amin.