Asap Kemenyan Melindungi Tutup Pendamaian
Imamat 16:13
Hari Pendamaian: Pintu Masuk ke Hadirat Allah
PerikopHari Pendamaian · Imamat 16:1-34 →“Dia harus menaburkan kemenyan itu ke dalam bara api di hadapan TUHAN, supaya asap kemenyan itu menutupi tutup pendamaian yang ada di atas tabut kesaksian supaya dia tidak mati.”Imamat 16:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kemudian ia harus meletakkan ukupan itu di atas api yang di hadapan TUHAN, sehingga asap ukupan itu menutupi tutup pendamaian yang di atas hukum Allah, supaya ia jangan mati.”Imamat 16:13 · TB
Terjemahan Baru
“Dupa itu harus dibakarnya di depan Peti Perjanjian, sehingga asapnya menyelubungi tutup Peti itu dan Harun tidak dapat melihatnya, sebab kalau ia melihatnya, ia akan mati.”Imamat 16:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Di sana, di hadapan-Ku, dia akan menaburkan dupa itu di atas bara api, supaya asapnya menutupi penutup peti yang ada di atas peti perjanjian, yaitu tempat Aku memperlihatkan diri. Dengan demikian, Harun tidak dapat melihat kehadiran-Ku secara langsung, sehingga dia tidak mati.”Imamat 16:13 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he shall put the incense upon the fire before the LORD, that the cloud of the incense may cover the mercy seat that is upon the testimony, that he die not:”Imamat 16:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 16:13?
Harun membawa bara api dan kemenyan ke balik tirai, lalu menaburkan kemenyan di atas bara itu. Asap kemenyan menutupi tutup pendamaian, supaya dia tidak mati saat berada di hadapan TUHAN. Ini menunjukkan perlunya perlindungan dan kekudusan saat mendekat kepada Allah.
Latar belakang
Musa Menjelaskan Ritual Kemenyan
Harun diperintahkan mengambil pedupaan berisi bara api dari mezbah dan segenggam kemenyan halus. Ia harus membawanya ke belakang tirai, lalu menaburkan kemenyan ke atas bara api di hadapan TUHAN.
Di mana
Gunung Sinai / Padang Gurun Sinai
Di sekitar Kemah Suci, saat bangsa Israel berkemah di kaki gunung
Kapan
±1445 SM
Perjalanan di padang gurun
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, berumur ±120 tahun, sedang menyampaikan firman Tuhan
Kepada
Harun
Imam besar, kakak Musa, sedang menerima instruksi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קְטֹרֶת
ketoret · kemenyan
dupa atau rempah harum yang dibakar
נָתַן
natan · taburkan
memberi, menaruh, atau menempatkan
כַּפֹּרֶת
kapporet · tutup pendamaian
tutup tabut yang menjadi tempat pengampunan
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa asap dupa bukan sekadar wewangian, melainkan 'penutup' yang melindungi imam dari kemuliaan Allah yang kudus, sementara tutup pendamaian adalah titik pertemuan antara Allah dan manusia.
Tahukah kamu
Kemenyan yang Digiling Halus
Kemenyan ini adalah campuran rempah-rempah khusus (seperti stakti, onyx, dan galbanum) yang hanya boleh digunakan di Kemah Suci, dan dilarang untuk penggunaan sehari-hari.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 16:13
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 16:13
✕ Sering dikira
Kemenyan ini hanyalah wewangian biasa untuk membuat ruangan harum.
✓ Yang sebenarnya
Kemenyan ini adalah resep khusus yang melambangkan doa dan kekudusan, serta berfungsi melindungi imam dari murka Allah.
✕ Sering dikira
Taburkan kemenyan itu dilakukan agar Allah senang dengan baunya.
✓ Yang sebenarnya
Tujuannya adalah untuk menutupi tutup pendamaian dengan asap, sehingga imam tidak melihatnya dan mati—sebuah tindakan penghormatan dan perlindungan.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 16:13
Ketika kita mendekat kepada Tuhan, kita tidak bisa sembarangan. Kita perlu persiapan hati yang kudus, seperti kemenyan yang harum. Meluangkan waktu untuk berdoa dan merenung sebelum beribadah bisa menjadi 'kemenyan' kita agar hati kita siap.
Tuhan, ajari aku untuk selalu mendekat kepada-Mu dengan hati yang kudus dan penuh hormat, agar kehadiran-Mu tidak menjadi hal yang biasa bagiku. Amin.