Resep dupa sakral empat bahan
Keluaran 30:34
Tata Cara Ibadah Kemah Suci
“TUHAN berkata kepada Musa, “Ambillah rempah-rempah yang harum ini bagimu: getah damar, kulit lokan, getah rasamala, dan dupa murni. Jumlah masing-masing haruslah sama.”Keluaran 30:34 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Ambillah wangi-wangian, yakni getah damar, kulit lokan dan getah rasamala, wangi-wangian itu serta kemenyan yang tulen, masing-masing sama banyaknya.”Keluaran 30:34 · TB
Terjemahan Baru
“TUHAN berkata kepada Musa, "Ambillah beberapa macam rempah-rempah yang sama banyaknya, yaitu getah damar, kulit lokan, getah rasamala dan dupa yang tulen.”Keluaran 30:34 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“TUHAN berkata kepada Musa, “Buatlah dupa dengan wangi-wangian berikut ini: getah damar, kulit lokan, getah rasamala, kemenyan murni, masing-masing dengan jumlah yang sama.”Keluaran 30:34 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the LORD said unto Moses, Take unto thee sweet spices, stacte, and onycha, and galbanum; these sweet spices with pure frankincense: of each shall there be a like weight:”Keluaran 30:34 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 30:34?
Ayat ini mulai menjelaskan bahan-bahan untuk membuat dupa kudus: getah damar, kulit lokan, getah rasamala, dan dupa murni, dengan jumlah yang sama. Dupa ini digunakan di Kemah Suci untuk membakar di hadapan Tuhan, melambangkan doa dan penyembahan yang naik kepada-Nya.
Latar belakang
Allah memberikan resep dupa yang kudus
Setelah minyak urapan, Allah sekarang memberikan resep untuk dupa yang dibakar di mezbah dupa setiap hari. Empat bahan: getah damar (stakte), kulit lokan (onycha), getah rasamala (galbanum), dan kemenyan murni. Setiap bahan harus dalam jumlah yang sama.
Di mana
Gunung Sinai
Puncak gunung · dalam awan kemuliaan Allah
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Allah (TUHAN)
Allah Israel, berbicara kepada Musa di Sinai
Kepada
Musa
Nabi dan pemimpin Israel, ~1446 SM
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נָטָף
nataf · getah damar
Tetesan resin aromatik — mungkin myrrh cair atau storax, getah yang menetes dari pohon tertentu.
שְׁחֵלֶת
shecheleth · kulit lokan
Bahan misterius yang kemungkinan adalah cangkang moluska laut jenis operculum yang mengeluarkan aroma khas saat dibakar.
חֶלְבְּנָה
chelbenah · getah rasamala
Galbanum — resin dari tanaman Ferula galbaniflua yang aromanya tajam bahkan sedikit tidak menyenangkan sendirian, tetapi memperkuat aroma campuran.
Kombinasi nataf, shecheleth, dan chelbenah — masing-masing dengan aroma yang berbeda — mengajarkan bahwa ibadah yang sejati tidak harus selalu harum sendirian; yang penting adalah harmoni keseluruhan campuran di hadapan Allah.
Tahukah kamu
Empat bahan yang masih misterius
Identifikasi pasti keempat bahan ini masih diperdebatkan para ahli. "Kulit lokan" (shecheleth) mungkin adalah cangkang moluska laut yang ketika dibakar mengeluarkan aroma unik — tidak ada tanaman yang cocok dengan deskripsi ini. Ini menunjukkan bahwa ibadah Israel melibatkan bahan-bahan dari seluruh ekosistem: resin pohon, laut, dan bumbu.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 30:34
Wahyu 5:8
dupa sebagai doa umat
“...masing-masing memegang satu kecapi dan satu cawan emas, penuh dengan kemenyan: itulah doa-doa orang-orang kudus.”
Mazmur 141:2
dupa melambangkan doa
“Biarlah doaku adalah bagai dupa di hadapan-Mu...”
Lukas 1:10
dupa dan doa umat bersamaan
“Dan seluruh umat itu sembahyang di luar pada waktu pembakaran ukupan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 30:34
✕ Sering dikira
Keempat bahan harus dalam takaran berbeda sesuai selera
✓ Yang sebenarnya
Allah menetapkan bahwa jumlah masing-masing bahan "haruslah sama" — tidak ada yang mendominasi.
✕ Sering dikira
Dupa ini bisa dibuat dari campuran rempah apa saja yang harum
✓ Yang sebenarnya
Allah menyebut empat bahan spesifik — ini resep yang ditetapkan, bukan panduan umum.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 30:34
Dupa kudus menggambarkan doa umat yang harum di hadapan Tuhan. Dalam kehidupan sehari-hari, doa kita seharusnya menjadi sesuatu yang wangi di hadapan-Nya, bukan sekadar formalitas. Mari kita luangkan waktu untuk berdoa dengan sungguh-sungguh, karena doa adalah cara kita berkomunikasi dengan Tuhan.
Tuhan, jadikan doaku seperti dupa yang harum di hadapan-Mu, dan ajar aku untuk berdoa dengan tulus, Amin.