Hewan dipotong dan ditata di atas api mazbah
Imamat 1:12
Panduan Persembahan Bakaran
“Dia harus memotong binatang itu menjadi beberapa bagian, kepala dan lemaknya, lalu imam itu harus menyusunnya di atas kayu yang terbakar di atas mazbah.”Imamat 1:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kemudian haruslah ia memotong- motongnya menurut bagian-bagian tertentu, dan bersama-sama kepalanya dan lemaknya diaturlah semuanya itu oleh imam di atas kayu yang sedang menyala di atas mezbah.”Imamat 1:12 · TB
Terjemahan Baru
“Sesudah binatang itu dipotong-potong, semua potongan, termasuk kepala dan lemaknya, harus diletakkan oleh imam di atas api di mezbah.”Imamat 1:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu kamu akan memotong kurban itu menjadi beberapa bagian, serta mencuci kaki dan seluruh isi perutnya. Imam akan menyusun semua potongan itu beserta kepala dan lemaknya di atas api di mezbah. Semuanya akan dibakar habis, dan bau harum asap persembahan itu akan menyenangkan Aku.”Imamat 1:12 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he shall cut it into his pieces, with his head and his fat: and the priest shall lay them in order on the wood that is on the fire which is upon the altar:”Imamat 1:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 1:12?
Ayat 12 melanjutkan petunjuk untuk memotong binatang menjadi beberapa bagian, termasuk kepala dan lemak, dan imam menyusunnya di atas kayu yang terbakar. Ini menunjukkan keteraturan dan kesungguhan dalam ibadah.
Latar belakang
Prosedur pemotongan domba yang sama dengan sapi
Prosedur untuk domba atau kambing mirip dengan sapi: dipotong menjadi beberapa bagian, kepala dan lemaknya dipisahkan, lalu imam menyusunnya di atas kayu yang terbakar di mazbah. Pengulangan prosedur ini menunjukkan prinsip yang sama berlaku terlepas dari jenis hewannya.
Di mana
Padang Gurun Sinai
Di mazbah Kemah Pertemuan · api menyala di atas kayu
Kapan
~1445 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
TUHAN (melalui Musa)
Allah Israel yang berbicara langsung kepada Musa
Kepada
Keturunan Israel
Seluruh umat Israel di padang gurun Sinai
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וְנִתַּח
venitah · memotong
Memotong secara ritual menjadi bagian-bagian yang ditetapkan; bukan sembarangan, melainkan dengan cara yang terstruktur.
אֶת-רֹאשׁוֹ
et-rosho · kepala
Kepalanya; disebutkan secara spesifik karena diperlakukan berbeda dan harus disusun dengan cara tertentu di mazbah.
וְאֶת-פִּדְרוֹ
veet-pidro · lemaknya
Lemak yang menutupi organ; bagian paling berharga dari hewan yang dipersembahkan kepada Allah.
Pengulangan prosedur yang sama untuk hewan berbeda menegaskan konsistensi prinsip: apapun yang kita persembahkan kepada Allah, standar kualitas dan caranya harus sama — tidak ada kompromi berdasarkan jenis atau nilai hewan.
Tahukah kamu
Para imam adalah 'ahli anatomi' yang terlatih
Karena melakukan ritual ini setiap hari, para imam Lewi menjadi ahli dalam anatomi hewan. Pengetahuan ini kemudian tercermin dalam peraturan makanan (kashrut) yang sangat mendetail tentang organ mana yang boleh dimakan dan mana yang tidak.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 1:12
Imamat 1:6-8
prosedur serupa
“Dia harus menguliti persembahan bakaran itu dan memotong-motongnya menjadi beberapa bagian.”
Maleakhi 1:8
standar sama
“Apabila kamu membawa seekor binatang buta sebagai korban, tidakkah itu jahat? Dan apabila kamu membawa binatang yang timpang dan sakit, tidakkah itu jahat?”
Kolose 3:17
konsistensi dalam ibadah
“Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 1:12
✕ Sering dikira
"Cara memotong domba bebas sesuai selera"
✓ Yang sebenarnya
Ada tata cara spesifik: hewan dipotong menjadi bagian-bagian tertentu dan kepala serta lemak dipisahkan — bukan asal potong.
✕ Sering dikira
"Imam yang memotong hewan"
✓ Yang sebenarnya
Subyek 'dia' dalam konteks ini merujuk kepada si pemberi, bukan imam. Imam bertugas menyusun potongan-potongan itu di atas mazbah.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 1:12
Seperti bagian-bagian persembahan disusun dengan teratur, kita perlu mengatur waktu dan prioritas hidup agar ibadah dan pekerjaan kita dilakukan dengan baik bagi Tuhan.
Tuhan, tolong aku untuk hidup dengan teratur dan sungguh-sungguh, mempersembahkan setiap bagian hidupku bagi-Mu. Amin.