Menara Sikhem menjadi tempat lari

Hakim-hakim 9:46

Raja durjana dan akhirnya

Ketika seluruh warga Menara Sikhem mendengar hal itu, mereka masuk ke dalam liang di bawah kuil El-Berit.

Hakim-hakim 9:46 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 9:46?

Ketika warga Menara Sikhem mendengar kota telah jatuh, mereka bersembunyi di ruang bawah tanah kuil El-Berit. Mereka menganggap tempat itu aman, tetapi sebenarnya itu menjadi jebakan maut.

Latar belakang

Bersembunyi di tempat yang salah

Ketika warga Menara Sikhem mendengar kota telah jatuh, mereka panik dan masuk ke dalam liang di bawah kuil El-Berit, berpikir tempat itu aman. Padahal itu menjadi jebakan maut.

Di mana

Menara Sikhem

Di liang bawah kuil El-Berit

Kapan

~1150 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penghancuran kota Sikhem
Abimelekh membakar menara
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis

Sejarawan yang menyusun kisah ini untuk mengajar umat

P

Kepada

Pembaca

Orang yang ingin mengerti karya Allah dalam sejarah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בַּעֲלֵי

ba'alei · warga

pemilik atau penduduk, sering dipakai untuk tuan tanah

צְרִיחַ

tseriyach · liang

ruang bawah tanah atau tempat tersembunyi, mungkin benteng atau gua

בֵּית

beit · kuil

rumah, di sini rumah ilah atau tempat ibadah

Kata-kata ini menyiratkan kepercayaan pada perlindungan agama, tetapi justru di tempat suci itulah mereka binasa.

Tahukah kamu

Kuil El-Berit

El-Berit berarti 'Allah Perjanjian', mungkin dewa lokal yang sama dengan Baal-Berit; tempat ini dulunya menjadi pusat keagamaan, tetapi kini tidak menyelamatkan mereka.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 9:46

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 9:46

✕  Sering dikira

Mereka masuk ke menara, bukan ruang bawah tanah.

✓  Yang sebenarnya

Teks mengatakan 'liang' atau ruang bawah tanah di bawah kuil; menara mungkin tempat tinggal tinggi tetapi mereka masuk ke liang.

✕  Sering dikira

Mereka bersembunyi karena iman kepada Allah, tetapi sia-sia.

✓  Yang sebenarnya

Mereka berlindung di kuil dewa kafir, menunjukkan ketakutan dan kepercayaan yang salah.

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 9:46

Kadang kita mencari perlindungan di tempat yang salah, seperti kekayaan, status, atau orang lain, padahal hanya Tuhan yang tempat perlindungan sejati. Berlindunglah kepada-Nya.

Tuhan, Engkaulah tempat perlindunganku; ajariku untuk selalu berlindung kepada-Mu, bukan pada hal-hal yang sementara. Amin.