Zebul mengejek Gaal saat bahaya dekat

Hakim-hakim 9:38

Abimelekh Dibalas: Kisah Kekuasaan dan Kehancuran

Zebul berkata kepadanya, “Di manakah sekarang mulut besarmu yang berkata, ‘Siapakah Abimelekh sehingga kita melayaninya?’ Bukankah ini orang-orang yang kamu hina itu? Karena itu, keluarlah sekarang dan perangilah mereka.”

Hakim-hakim 9:38 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 9:38?

Zebul dengan sinis mengingatkan Gaal tentang omongannya yang sombong dan menantangnya untuk bertindak. Ini adalah momen ketika perkataan kosong diuji dan terbukti tidak berarti.

Latar belakang

Zebul membongkar kesombongan Gaal

Zebul menyindir Gaal, mengingatkannya bahwa dia pernah berkata 'Siapakah Abimelekh?' Sekarang pasukan Abimelekh ada di depan mata, dan Zebul menantang Gaal untuk berperang jika dia memang berani.

Di mana

Sikhem

Di depan pintu gerbang kota, saat pasukan Abimelekh mendekat

Kapan

~1150 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Gaal melihat pasukan Abimelekh
Gaal kalah dan melarikan diri
Kamu di sini
Z

Yang berbicara

Zebul

Penguasa kota yang setia kepada Abimelekh, pengamat yang cerdik

G

Kepada

Gaal

Pemberontak yang sombong, kini berada dalam bahaya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

פה

peh · mulut

mulut, perkataan, ucapan

דבר

davar · membual

berkata, berbicara, mengucapkan

לחם

lacham · perangilah

berperang, bertarung, melawan

Kata 'berperang' (lacham) juga berarti 'memakan' dalam beberapa konteks, menunjukkan perang yang memakan banyak korban; Zebul mengingatkan bahwa kata-kata kosong harus dibuktikan dengan tindakan.

Tahukah kamu

Mulut Besar

Ungkapan 'mulut besarmu' adalah sindiran yang menggambarkan seseorang yang banyak bicara tapi tidak berani bertindak, dan masih dipakai dalam berbagai budaya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 9:38

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 9:38

✕  Sering dikira

Zebul ingin membantu Gaal untuk menang.

✓  Yang sebenarnya

Zebul adalah musuh Gaal; ia mengejeknya untuk memancingnya ke pertempuran yang pasti kalah.

✕  Sering dikira

Gaal adalah korban yang tidak bersalah.

✓  Yang sebenarnya

Gaal adalah pemberontak yang ambisius, dan kehancurannya adalah akibat dari kesombongannya sendiri.

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 9:38

Jangan cepat menyombongkan diri sebelum melihat kenyataan. Lebih baik bertindak dengan bijaksana daripada banyak bicara.

Ya Tuhan, ajari aku untuk rendah hati dan tidak sombong, supaya perkataanku selaras dengan perbuatanku. Amin.