Penyergapan di Gunung
Hakim-hakim 9:25
Raja Bayangan dan Kutukan
“Penduduk Sikhem menempatkan orang untuk menyergap dia di puncak gunung, dan merampok setiap orang yang melewati jalan itu. Hal itu diberitahukan kepada Abimelekh.”Hakim-hakim 9:25 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab warga kota Sikhem itu menempatkan orang untuk menghadang dia di puncak gunung dan merampas setiap orang yang melewati mereka melalui jalan itu. Hal itu dikabarkan kepada Abimelekh.”Hakim-hakim 9:25 · TB
Terjemahan Baru
“Orang-orang Sikhem itu menempatkan penghadang-penghadang di puncak-puncak gunung untuk menangkap Abimelekh. Setiap orang yang lewat di situ dirampok oleh penghadang-penghadang itu. Maka hal itu diberitahukan kepada Abimelekh.”Hakim-hakim 9:25 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Para pemimpin Sikem ingin membunuh Abimelek, jadi mereka membayar sekelompok perampok untuk bersembunyi di puncak-puncak bukit dan menyergap dia. Tetapi para perampok itu menjarah semua orang yang lewat di sana. Akhirnya rencana mereka itu terdengar oleh Abimelek.”Hakim-hakim 9:25 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the men of Shechem set liers in wait for him in the top of the mountains, and they robbed all that came along that way by them: and it was told Abimelech.”Hakim-hakim 9:25 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 9:25?
Penduduk Sikhem, yang sebelumnya mendukung Abimelekh, kini berbalik melawannya. Mereka menempatkan penyergap di puncak gunung untuk merampok orang yang lewat, sehingga jalur perdagangan terganggu. Ini menunjukkan bahwa dukungan mereka tidak tulus, dan konflik internal mulai terjadi.
Latar belakang
Jebakan dan Kekacauan
Orang-orang Sikhem, yang tidak lagi setia kepada Abimelekh, memasang penyergapan di puncak gunung untuk menjebak dan merampok para pelancong. Hal ini menjadi tanda awal pergolakan dan pertentangan yang dipicu oleh Allah untuk membalaskan kekejaman terhadap keluarga Yerubaal.
Di mana
Sikhem
Di puncak gunung sekitar kota
Kapan
~1150 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Penulis
penulis kitab Hakim-hakim, mencatat sejarah Israel
Kepada
Pembaca
umat Israel, mempelajari masa lalu
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מַאְרָב
ma'arav · tempat penyergapan
tempat bersembunyi untuk menyerang secara tiba-tiba
שָׁלַל
shalal · merampok
mengambil barang rampasan atau jarahan
דֶּרֶךְ
derekh · jalan
jalan raya, cara, atau kebiasaan
Kombinasi kata-kata ini menunjukkan bahwa konflik bukan hanya perang terbuka, tetapi juga teror tersembunyi yang merusak keamanan sehari-hari—menggambarkan hancurnya tatanan sosial.
Tahukah kamu
Gunung Ebal dan Gerizim
Sikhem terletak di antara Gunung Ebal dan Gunung Gerizim, dan lokasi penyergapan ini kemungkinan di salah satu puncak yang mengawasi jalur perdagangan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 9:25
Hakim-hakim 9:42
intrik lanjutan
“Pada keesokan harinya, orang-orang itu pergi ke ladang...”
Ayub 5:12
kegagalan rencana
“Ia menggagalkan rancangan orang-orang licik, sehingga tangan mereka tidak dapat melakukan sesuatu yang berhasil.”
Mazmur 44:20
akibat dosa
“Seandainya kami melupakan nama Allah kami, dan mengulurkan tangan kami kepada allah lain,”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 9:25
✕ Sering dikira
Menganggap penyergapan ini wajar sebagai strategi perang.
✓ Yang sebenarnya
Tindakan ini adalah tanda kedaulatan Allah yang menghakimi, bukan sekadar taktik militer.
✕ Sering dikira
Mengira mereka merampok karena miskin.
✓ Yang sebenarnya
Mereka merampok untuk melukai Abimelekh dan menunjukkan kekacauan yang diizinkan Allah.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 9:25
Dukungan yang didasari kepentingan pribadi cepat berubah menjadi permusuhan. Saat kita menerima bantuan, periksa motivasi di baliknya. Juga, waspadalah terhadap orang yang tampak mendukung tetapi sebenarnya mencari keuntungan sendiri.
Tuhan, ajar aku untuk tulus dalam dukungan dan waspada terhadap motif tersembunyi, baik dalam diriku maupun orang lain. Amin.