Allah turun dari Sinai
Hakim-hakim 5:4
Nyanyian Kemenangan Debora
“TUHAN, ketika Engkau keluar dari Seir, ketika Engkau melangkah maju dari tanah Edom, bumi berguncang, langit pun tiris, bahkan awan meneteskan airnya.”Hakim-hakim 5:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“TUHAN, ketika Engkau bergerak dari Seir, ketika Engkau melangkah maju dari daerah Edom, bergoncanglah bumi, tirislah juga langit, juga awan tiris airnya;”Hakim-hakim 5:4 · TB
Terjemahan Baru
“Tatkala Kauberangkat dari Seir, ya TUHAN, dan wilayah Edom Kautinggalkan, bumi bergetar, saluran-saluran langit pun terbuka, dan awan-awan mencurahkan airnya.”Hakim-hakim 5:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“TUHAN, ketika Engkau berangkat dari pegunungan Seirdan melintasi dataran tanah Edom, bumi bergetar dan awan-awan menumpahkan hujan lebat. Langit pun seolah-olah runtuh.”Hakim-hakim 5:4 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“LORD, when thou wentest out of Seir, when thou marchedst out of the field of Edom, the earth trembled, and the heavens dropped, the clouds also dropped water.”Hakim-hakim 5:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 5:4?
Ayat ini menggambarkan kedahsyatan Tuhan saat Dia berperang bagi Israel, dengan gempa bumi, hujan deras, dan awan yang meneteskan air. Ini adalah puisi yang mengingatkan bahwa Tuhan hadir dalam kuasa yang dahsyat, melampaui alam.
Latar belakang
Teofani dalam nyanyian
Debora mengenang bagaimana TUHAN hadir dengan dahsyat: bumi berguncang, langit meneteskan air, dan gunung-gunung bergoyang. Ini adalah gambaran kedatangan Allah sebagai pejuang ilahi, yang dikenal sebagai teofani.
Di mana
Dataran Kanaan (daerah peperangan)
Sesudah kemenangan atas Sisera, bernyanyi
Kapan
~1150 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Debora
nabiah, hakim Israel, ~60 tahun
Kepada
Umat Israel
bangsa pilihan Allah yang baru bebas
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רָעַשׁ
ra'ash · guncang
berguncang, gempa, bergetar hebat
נָטַף
nataph · tiris
menetes, menyerap, mengalir perlahan
עָב
av · awan
awan gelap, kumpulan awan tebal
Ketiga kata ini menekankan respons alam terhadap kehadiran Allah: gempa, air, dan gumpalan awan. Alam tunduk dan bergetar di hadapan-Nya, menunjukkan kuasa-Nya yang dahsyat atas seluruh ciptaan.
Tahukah kamu
Seir dan Edom
Seir dan Edom adalah wilayah pegunungan di selatan, tempat orang Edom tinggal. Penyebutan ini mengingatkan perjalanan Israel dari Gunung Sinai, meskipun peristiwa itu terjadi beberapa abad sebelumnya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 5:4
Mazmur 68:8
menggemakan gempa Sinai
“Bumi berguncang, bahkan langit pun tiris di hadapan Allah; Sinai bergoyang di hadapan Allah, Allah Israel.”
Yesaya 64:1
gunung bergoyang
“Oh, kiranya Engkau mengoyakkan langit dan turun, gunung-gunung bergoyang di hadapan-Mu.”
Habakuk 3:6
gunung hancur
“Ia berdiri dan mengukur bumi; Ia melihat dan membuat bangsa-bangsa gemetar, gunung-gunung abadi pun hancur.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 5:4
✕ Sering dikira
Menganggap Debora sedang mendeskripsikan kejadian alam biasa, bukan kiasan.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah bahasa puitis yang menggambarkan kedaulatan Allah atas alam, bukan laporan meteorologis.
✕ Sering dikira
Mengira negeri itu sebenarnya mengalami gempa dan hujan lebat saat itu.
✓ Yang sebenarnya
Ini gaya sastra untuk menekankan kuasa Allah, bukan kejadian harfiah pada pertempuran itu.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 5:4
Ingatlah bahwa Tuhan yang sama berkuasa atas alam dan situasi hidup Anda. Saat menghadapi masalah yang tampak mustahil, percayalah bahwa Tuhan sanggup bertindak dahsyat bagi Anda.
Tuhan, saya percaya kuasa-Mu dahsyat atas segala situasi; nyatakan kuasa-Mu dalam hidup saya hari ini, Amin.