Gunung Berguncang

Habakuk 3:6

Doa di Tengah Badai

Dia berdiri maka bumi berguncang, Dia memandang dan bangsa-bangsa pun gemetar. Gunung-gunung yang ada sejak dahulu kala terserak, bukit-bukit dari zaman purbakala tertunduk, perbuatan-Nya kekal.”

Habakuk 3:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Habakuk 3:6?

Allah berdiri dan bumi berguncang, bangsa-bangsa gemetar, gunung-gunung terserak dan bukit-bukit tunduk. Ini menunjukkan kuasa Allah yang tak tertandingi atas seluruh ciptaan dan sejarah. Perbuatan-Nya kekal, tidak berubah sepanjang zaman.

Latar belakang

Tuhan Menaklukkan Alam

Tuhan berdiri dan bumi berguncang, bangsa-bangsa gemetar. Gunung-gunung yang dianggap abadi terserak, tetapi perbuatan Tuhan tetap kekal. Ini menegaskan kuasa-Nya atas segala ciptaan.

Di mana

Yerusalem

Dalam doa dan penglihatan

Kapan

~600 SM

Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Serangan Babel mengancam
Pembuangan Babel dimulai
Kamu di sini
H

Yang berbicara

Habakuk

Nabi, ~600 SM, bergumul dengan keadilan Tuhan

U

Kepada

Umat Israel

Bangsa yang sedang menantikan pembebasan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עָמַד

amad · berdiri

Berdiri tegak, mengambil posisi

מוּד

mud · berguncang

Goyah, bergetar, tidak stabil

דֶּרֶךְ

derekh · perbuatan-Nya

Jalan, cara bertindak, perbuatan

Tuhan berdiri dan bumi berguncang, tetapi cara-cara-Nya kekal. Ini kontras antara ciptaan yang fana dan kekekalan Tuhan.

Tahukah kamu

Gunung Berguncang

Dalam sastra kuno, gunung sering melambangkan kekuatan yang stabil. Ketika Tuhan berguncang, itu menunjukkan otoritas-Nya melampaui apa pun di dunia.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Habakuk 3:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Habakuk 3:6

✕  Sering dikira

Tuhan menghancurkan gunung secara harfiah setiap kali Dia marah.

✓  Yang sebenarnya

Ini bahasa puitis yang menggambarkan kuasa-Nya yang luar biasa, bukan kejadian literal setiap saat.

✕  Sering dikira

Perbuatan Tuhan bisa berubah dan tidak kekal.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini justru menegaskan bahwa perbuatan-Nya kekal, tidak seperti gunung yang bisa lenyap.

Renungan

Renungan Singkat Habakuk 3:6

Ketika dunia terasa goncang, kita dapat berpegang pada Allah yang tidak pernah berubah. Kekuasaan-Nya melampaui gunung-gunung dan bangsa-bangsa, jadi kita tidak perlu takut.

Tuhan, Engkau adalah gunung batuku yang kekal. Saat bumi bergoncang, jadikanlah aku teguh di dalam Engkau. Amin.