Langit Terkoyak, Gunung Luluh
Yesaya 64:1
Doa agar Allah Turun
“Sekiranya Engkau mengoyakkan langit dan turun sehingga gunung-gunung luruh di hadirat-Mu,”Yesaya 64:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sekiranya Engkau mengoyakkan langit dan Engkau turun, sehingga gunung-gunung goyang di hadapan-Mu”Yesaya 64:1 · TB
Terjemahan Baru
“Koyakkanlah langit dan turunlah, ya TUHAN, buatlah gunung-gunung bergoncang di hadapan-Mu,”Yesaya 64:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Oh that thou wouldest rend the heavens, that thou wouldest come down, that the mountains might flow down at thy presence,”Yesaya 64:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 64:1?
Yesaya 64:1 adalah seruan agar Allah turun dan menyatakan diri-Nya, seperti yang Dia lakukan di masa lalu, dengan kuasa yang mengguncang gunung-gunung.
Latar belakang
Kerinduan akan Campur Tangan Allah
Yesaya menyuarakan kerinduan umat agar Allah bertindak dengan dahsyat, seperti membuka langit dan turun. Ia menggunakan gambaran gunung yang luluh untuk menunjukkan kuasa Allah yang tak tertandingi.
Di mana
Yerusalem
Konteks penulisan: Yehuda, sebelum pembuangan (atau pasca-pembuangan, tergantung interpretasi)
Kapan
~700 SM
Monarki Terpecah (Kerajaan Yehuda)
Yang berbicara
Yesaya
Nabi abad ke-8 SM, penulis kitab
Kepada
Umat Allah (bangsa Israel)
Bangsa yang tengah berduka karena kehancuran
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קָרַע
qara' · mengoyakkan
merobek, membelah dengan paksa
שָׁמַיִם
shamayim · langit
langit, atmosfer atau tempat kediaman Allah
יָרַד
yarad · turun
turun dari tempat tinggi ke rendah
Ketiga kata ini menggambarkan doa yang menginginkan Allah merobek batas antara langit dan bumi, turun secara nyata. Ini bukan sekadar harapan, tetapi permohonan akan tindakan supranatural yang mengubah keadaan.
Tahukah kamu
Akar Kata yang Kuat
Kata 'mengoyakkan' dalam bahasa Ibrani (qara') juga digunakan untuk merobek jubah sebagai tanda duka, menunjukkan intensitas emosi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 64:1
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 64:1
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya tentang kehancuran fisik gunung
✓ Yang sebenarnya
Ini metafora kuasa Allah yang menghancurkan segala penghalang
✕ Sering dikira
Umat meminta Allah membinasakan musuh, bukan menyelamatkan mereka
✓ Yang sebenarnya
Doa ini muncul dari kehancuran umat, bukan seruan perang
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 64:1
Saat kita menghadapi situasi yang sulit, kita bisa berdoa dengan berani, meminta Tuhan campur tangan secara nyata. Terbuka untuk melihat pekerjaan Tuhan yang ajaib dalam hidup kita.
Ya Tuhan, koyakkanlah langit dan turunlah di tengah keadaan kami, nyatakan kuasa-Mu hari ini. Amin.