Ibu Sisera menanti di jendela
Hakim-hakim 5:28
Nyanyian Kemenangan Debora
“Dari jendela, ibu Sisera menjenguk; dari celah jendela dia berseru, ‘Mengapa keretanya tidak kunjung datang? Mengapa kereta-keretanya belum terdengar?’”Hakim-hakim 5:28 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dari jendela ibu Sisera menjenguk dan berseru dari tingkap: "Mengapa keretanya tak kunjung datang? Mengapa kereta-keretanya belum kedengaran?" Hakim-hakim 5.29–6.3 27”Hakim-hakim 5:28 · TB
Terjemahan Baru
“Dari ruji-ruji jendela ibu Sisera memandang, dan berkata, "Mengapa keretanya, tak kunjung tiba, mengapa tak terdengar derap kudanya?"”Hakim-hakim 5:28 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sementara itu ibunda Sisera menengok ke luar dari balik kisi-kisi jendelanya sambil menangis. Dia berseru, “Mengapa anakku belum juga pulang? Mengapa derap kereta kudanya belum terdengar?””Hakim-hakim 5:28 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“The mother of Sisera looked out at a window, and cried through the lattice, Why is his chariot so long in coming? why tarry the wheels of his chariots?”Hakim-hakim 5:28 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 5:28?
Ibu Sisera menunggu dengan cemas di jendela, bertanya mengapa kereta putranya tak kunjung datang. Ini menunjukkan kesia-siaan harapan orang fasik dan kepedihan yang menanti mereka yang melawan Tuhan.
Latar belakang
Kekhawatiran seorang ibu
Nyanyian ini menyoroti ibu Sisera yang menunggu di jendela. Ia bertanya mengapa kereta putranya tak kunjung tiba. Ini kontras dengan kematian Sisera yang sudah terjadi, menunjukkan kehancuran musuh.
Di mana
Kanaan
Dalam nyanyian, di kota tempat tinggal ibu Sisera
Kapan
~1100 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Penulis kitab Hakim-hakim
Editor yang menyusun tradisi Israel
Kepada
Pembaca kitab Hakim-hakim
Komunitas umat Tuhan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חַלּוֹן
khalon · jendela
Bukaan di dinding untuk cahaya dan melihat.
שָׁקַף
shaqaf · menjenguk
Melihat ke bawah atau ke luar dengan penuh perhatian.
יָבַב
yavav · berseru
Berteriak atau meratap dengan nyaring.
Ketiga kata ini menggambarkan tindakan fisik dan emosional: melihat dengan cemas, lalu berseru putus asa. Ini menunjukkan kepedihan yang tidak tahu kenyataan.
Tahukah kamu
Jendela dalam Alkitab
Di Timur Dekat kuno, perempuan sering muncul di jendela untuk menyaksikan peristiwa atau meratap, seperti Yizebel (2 Raja 9:30-33). Ini juga simbol harapan yang sia-sia.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 5:28
2 Raja-raja 9:30
Sosok di jendela
“Ketika Yehu sampai di Yizreel, Yizebel mendengar hal itu, lalu ia mencalak matanya, berdandan, dan menjenguk dari jendela.”
Amsal 7:6
Penglihatan dari jendela
“Sebab dari jendela rumahku, melalui kisi-kisi, aku melihat ke luar.”
Yesaya 47:8
Keyakinan palsu
“Engkau yang bersenang-senang dan hidup dengan aman, yang berkata dalam hatimu: 'Aku ini, tidak ada yang lain selain aku.'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 5:28
✕ Sering dikira
Menganggap ibu Sisera mengetahui kematian anaknya.
✓ Yang sebenarnya
Teks menunjukkan ia belum tahu, ia hanya cemas karena keterlambatan.
✕ Sering dikira
Menganggap ayat ini simpati pada musuh.
✓ Yang sebenarnya
Ini ironi dramatis untuk menunjukkan kehancuran musuh yang tidak disadari.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 5:28
Jangan menaruh harapan pada hal-hal yang melawan kehendak Tuhan, karena itu hanya akan berujung pada kekecewaan. Lebih baik berharap kepada Tuhan yang selalu setia.
Bapa, jauhkan aku dari mengejar hal-hal yang sia-sia. Arahkan hatiku untuk berharap hanya kepada-Mu, sumber pengharapan yang pasti. Amin.