Izebel Berdandan Menghadapi Yehu
2 Raja-raja 9:30
Yehu Diurapi dan Menggulingkan Dinasti Ahab
PerikopKematian Izebel · 2 Raja-raja 9:30-37 →“Sampailah Yehu di Yizreel. Saat Izebel mendengarnya, dia membubuhkan celak pada matanya dan menghias kepalanya, lalu dia menjenguk dari jendela.”2 Raja-raja 9:30 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sampailah Yehu ke Yizreel. Ketika Izebel mendengar itu, ia mencalak matanya, dihiasinyalah kepalanya, lalu ia menjenguk dari jendela.”2 Raja-raja 9:30 · TB
Terjemahan Baru
“Tibalah Yehu di Yizreel. Setelah Izebel mendengar tentang apa yang terjadi, ia menata rambutnya dan memakai celak, lalu menengok ke bawah dari jendela istana.”2 Raja-raja 9:30 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Ketika Isebel mendengar bahwa Yehu telah datang ke Yisreel, dia merias matanya, menata rambutnya, lalu melongokkan kepala keluar jendela.”2 Raja-raja 9:30 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And when Jehu was come to Jezreel, Jezebel heard of it; and she painted her face, and tired her head, and looked out at a window.”2 Raja-raja 9:30 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 9:30?
Ketika Yehu tiba di Yizreel, Izebel mendandani dirinya dengan celak dan menghias kepala, lalu menjenguk dari jendela. Ini menunjukkan sikapnya yang sombong dan tidak menyesal, bahkan mencoba mempertahankan martabatnya di hadapan musuh, padahal hukuman Tuhan sudah menantinya.
Latar belakang
Izebel Berdandan di Jendela
Setelah Yehu tiba di Yizreel, Izebel mendengar kabar itu. Ia merias matanya dengan celak dan menghias kepalanya, lalu menengok dari jendela. Ini adalah upaya terakhirnya untuk menunjukkan kekuasaan dan mungkin mencoba merayu atau menantang Yehu.
Di mana
Yizreel
Di istana, dekat jendela yang menghadap ke pintu gerbang
Kapan
~841 SM
Zaman Kerajaan Terbagi
Yang berbicara
Penulis Kitab 2 Raja-raja
Sejarawan anonim yang mencatat sejarah kerajaan Israel dan Yehuda
Kepada
Pembaca Israel dan Yehuda
Orang-orang yang ingin memahami sejarah bangsa mereka
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
פּוּךְ
pukh · celak
bubuk hitam yang dipakai untuk rias mata
וַתֵּיטֶב
vatetev · menghias
memperindah atau mempercantik penampilan
רֹאשׁ
rosh · kepala
bagian atas tubuh manusia, atau secara metaforis kehormatan
Tindakan Izebel merias wajahnya menunjukkan kebanggaan dan keangkuhannya, tetapi juga sia-sia karena kematiannya sudah ditentukan. Kata 'kepala' mungkin merujuk pada mahkota atau status yang ingin ia pertahankan, tetapi tidak akan bertahan.
Tahukah kamu
Celak mata di zaman kuno
Celak mata terbuat dari bubuk batu galena atau antimon, digunakan untuk mempertegas mata dan melindungi dari sinar matahari serta debu. Ini lazim digunakan wanita Timur Tengah kuno.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 9:30
2 Raja-raja 9:33
Kematian Izebel
“Lalu Yehu berkata, 'Jatuhkanlah dia!' Maka mereka menjatuhkan dia, sehingga darahnya memercik ke dinding dan ke kuda, dan mayatnya terinjak-injak.”
1 Raja-raja 16:31
Kejahatan Izebel
“Bahkan ia mengambil Izebel, anak Etbaal, raja Sidon, menjadi isterinya, lalu ia pergi beribadah kepada Baal dan sujud menyembah kepadanya.”
Wahyu 18:7
Kesombongan seperti Izebel
“Berilah kepadanya siksa dan dukacita sebanyak ia mempermuliakan dirinya dan hidup dalam kelimpahan, sebab di dalam hatinya ia berkata: Aku adalah ratu, dan bukan janda, dan aku tidak akan pernah berkabung.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 9:30
✕ Sering dikira
Izebel merias diri untuk merayu Yehu agar dia tidak dibunuh.
✓ Yang sebenarnya
Teks tidak menunjukkan niat merayu, tetapi lebih merupakan tindakan simbolis untuk menunjukkan martabatnya sebagai ratu.
✕ Sering dikira
Izebel dianggap cantik dan anggun.
✓ Yang sebenarnya
Alkitab menekankan kejahatannya, bukan kecantikannya.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 9:30
Kesombongan dan kecantikan luar tidak dapat menyelamatkan seseorang dari akibat dosa. Jangan andalkan penampilan atau status, melainkan rendahkan hati di hadapan Tuhan agar terhindar dari kehancuran.
Tuhan, jauhkan kami dari kesombongan yang membutakan. Ajari kami untuk rendah hati dan bertobat sebelum terlambat. Amin.