Tewas di Kaki Yael

Hakim-hakim 5:27

Nyanyian Kemenangan Debora dan Barak

Di antara kakinya, dia membungkuk, dia jatuh, dan rebah. Di antara kakinya, dia membungkuk, dia jatuh, di tempat dia membungkuk, dia tewas. Di sanalah, dia tewas dibinasakan.

Hakim-hakim 5:27 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 5:27?

Sisera jatuh dan tewas di kaki Yael, tepat seperti yang Tuhan rancangkan. Kematiannya adalah penghukuman atas kejahatan dan bukti bahwa Tuhan membela umat-Nya yang tertindas.

Latar belakang

Kematian Sisera

Dengan gamblang, nyanyian menggambarkan Sisera rebah dan tewas di kaki Yael. Frasa 'di antara kakinya' menekankan posisinya yang tak berdaya, dihancurkan oleh perempuan yang menyambutnya.

Di mana

Tenda Yael, Kanaan

Dalam nyanyian, di lantai tenda

Kapan

~1125 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Yael memukul
Negeri aman 40 thn
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Debora

nabiah, hakim Israel, ~60 tahun

B

Kepada

Bangsa Israel

umat yang berkumpul merayakan kemenangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

כָּרַע

kara · membungkuk

berlutut/merunduk

נָפַל

naphal · jatuh

tumbang, tidak berdaya

שָׁדַד

shadad · tewas

binasa, dihancurkan

Urutan kata membungkuk→jatuh→tewas menggambarkan kehancuran total. Kata kerja menunjukkan kerendahan dan kematian yang pasti, menguatkan bahwa kemenangan datang dari Tuhan.

Tahukah kamu

Diksi 'Di Antara Kaki'

Frasa ini bisa memiliki konotasi intim, mempermalukan Sisera. Ini sangat berbeda dengan tradisi bersejarah yang menghormati pahlawan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 5:27

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 5:27

✕  Sering dikira

Sisera mati seketika tanpa penderitaan

✓  Yang sebenarnya

Teks menekankan kehancuran berulang, tetapi tidak menyebut durasi

✕  Sering dikira

Yael berdiri di atas mayat dengan bangga

✓  Yang sebenarnya

Teks tidak mencatat reaksi Yael; fokus pada kehancuran

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 5:27

Kejahatan pasti berakhir, tetapi orang yang setia kepada Tuhan akan melihat keadilan. Saat melihat ketidakadilan, tetaplah berharap kepada Tuhan yang berkuasa untuk membalikkan keadaan.

Tuhan, aku percaya Engkau adalah hakim yang adil. Tolong aku untuk tidak takut melihat kejahatan, tetapi tetap berharap pada kebenaran-Mu. Amin.