Kuda-kuda berpacu di Sungai Kison

Hakim-hakim 5:22

Nyanyian Kemenangan Debora dan Barak

Pada waktu itu, telapak kuda mengentak, kuda-kudanya berpacu lari dengan kuat.

Hakim-hakim 5:22 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 5:22?

Ayat ini menggambarkan kepanikan dan kehancuran pasukan Sisera: 'telapak kuda mengentak, kuda-kudanya berpacu lari dengan kuat'. Ini adalah gambaran kekalahan yang telak di hadapan kuasa Tuhan.

Latar belakang

Dentuman Kuda di Lembah

Debora menggambarkan kekacauan saat kereta-kereta Sisera dipukul mundur. Telapak kuda menghentak tanah karena panik dan berpacu melarikan diri. Sungai Kison meluap, menghanyutkan musuh.

Di mana

Sungai Kison

Dataran dekat Megido, wilayah suku Isakhar

Kapan

~1125 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kemenangan atas Sisera
40 tahun damai
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Debora dan Barak

nabiah dan panglima Israel, pemimpin bersama

U

Kepada

Umat Israel

bangsa yang baru saja menang atas Kanaan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

דָּהַר

dahar · mengentak

berlari kencang atau menghentak-hentak dengan suara keras

פַּרְסָה

parsah · kuku

kuku binatang, khususnya kuda atau keledai

סוּס

sus · kuda

kuda, hewan perang yang dinaiki atau menarik kereta

Kata kerja 'mengentak' dan 'kuku' mengarah pada irama derap kuda yang panik. Ini menunjukkan bahwa kuda-kuda Sisera bukan berlari penuh kemenangan, tapi dalam ketakutan.

Tahukah kamu

Sungai Kison bisa tiba-tiba meluap

Sungai ini seringkali kering, tapi hujan lebat bisa membuatnya banjir bandang, menjadikannya perangkap alami bagi kereta-kereta musuh.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 5:22

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 5:22

✕  Sering dikira

Menganggap hanya penulis yang membayangkan kuda, bukan kejadian nyata.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah penggambaran puitis dari kekacauan saat Allah mengacaukan pasukan Sisera.

✕  Sering dikira

Mengira kuda-kuda itu milik Israel.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini mengacu pada kereta-kereta Sisera yang kalah.

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 5:22

Ketika Tuhan berperang bagi kita, musuh yang paling kuat pun akan kacau dan lari. Jangan takut melihat besarnya masalah, karena kuasa Tuhan jauh lebih besar dari segala yang kita hadapi.

Tuhan, kami memuji kebesaran-Mu yang mampu mengacaukan rencana musuh. Berikan kami keberanian untuk menghadapi tantangan, karena Engkau selalu menang. Amin.