Pelarian ke Batu Rimon
Hakim-hakim 20:45
Perang Saudara Melawan Suku Benyamin
“Orang-orang Benyamin yang lainnya berbalik dan melarikan diri ke padang belantara, ke atas bukit-bukit batu Rimon. Akan tetapi, mereka menyerang lima ribu orang di jalan raya. Mereka mengejar sampai ke Gideom, lalu dua ribu orang dari antara mereka tewas.”Hakim-hakim 20:45 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Yang lain berpaling lari ke padang gurun, ke bukit batu Rimon. Tetapi di jalan-jalan raya masih diadakan penyabitan susulan di antara mereka: lima ribu orang; mereka diburu sampai ke Gideom dan dipukul mati dua ribu orang dari mereka.”Hakim-hakim 20:45 · TB
Terjemahan Baru
“Tentara Benyamin lainnya balik lalu lari lewat daerah padang gurun menuju ke gunung-gunung batu di Rimon. Lima ribu orang di antara mereka dibunuh di tengah jalan. Yang lainnya dikejar terus sampai ke Gideom. Dari orang-orang itu ada 2.000 yang dibunuh.”Hakim-hakim 20:45 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Orang-orang yang tersisa berusaha melarikan diri ke bukit batu Rimon. Namun, pasukan Israel membunuh 5.000 tentara Benyamin di tengah jalan, dan 2.000 lagi ketika mengejar yang lain sampai ke Gidom.”Hakim-hakim 20:45 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And they turned and fled toward the wilderness unto the rock of Rimmon: and they gleaned of them in the highways five thousand men; and pursued hard after them unto Gidom, and slew two thousand men of them.”Hakim-hakim 20:45 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 20:45?
Setelah kekalahan telak, sisa tentara Benyamin melarikan diri ke padang gurun menuju bukit batu Rimon. Dalam pelarian itu, tentara Israel menewaskan 5.000 orang di jalan raya dan terus mengejar mereka sampai ke Gideom, menewaskan 2.000 lagi. Jadi, total korban tewas pada hari itu adalah 25.000 prajurit Benyamin yang gagah perkasa, menyisakan hanya 600 orang yang selamat. Ini menunjukkan betapa dahsyatnya hukuman TUHAN atas dosa mereka.
Latar belakang
Yang Selamat Melarikan Diri
Orang Benyamin yang tersisa melarikan diri ke padang belantara dan bersembunyi di bukit batu Rimon. Namun, dalam pengejaran, 5.000 dan 2.000 orang tewas, menyisakan hanya 600 orang.
Di mana
Batu Rimon
Padang belantara dan bukit batu Rimon
Kapan
~1050 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Narator
Penulis kitab Hakim-hakim, mencatat sejarah Israel
Kepada
Pembaca
Orang Israel dan pembaca Alkitab
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
פָּנָה
panah · melarikan diri
berpaling, melarikan diri dengan cepat
מִדְבָּר
midbar · padang belantara
daerah gurun, tempat sepi dan tandus
סֶלַע
sela · bukit batu
cadas, batu karang yang besar
Pelarian ke gurun dan batu karang menunjukkan keputusasaan, namun juga tempat perlindungan sementara bagi yang tersisa.
Tahukah kamu
Makna Nama Rimon
Rimon berarti 'delima' atau 'buah delima', mungkin merujuk pada tebing yang menjulang seperti buah delima.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 20:45
1 Samuel 14:4-5
Tempat persembunyian
“Di antara celah-celah batu karang itu, ada tebing yang curam”
Mazmur 55:6-7
Lari dari bahaya
“Oh, kiranya aku bersayap seperti merpati, lalu terbang dan mencari tempat tenang.”
Hakim-hakim 20:47
Kelanjutan nasib
“Akan tetapi, enam ratus orang berbalik dan melarikan diri ke padang belantara, ke atas bukit batu Rimon.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 20:45
✕ Sering dikira
Mengira orang Israel membunuh semua orang Benyamin tanpa belas kasihan.
✓ Yang sebenarnya
Sebenarnya, Tuhan telah menghakimi, tetapi masih ada yang selamat karena kasih setia-Nya.
✕ Sering dikira
Menganggap bukit batu Rimon sebagai tempat yang aman.
✓ Yang sebenarnya
Itu hanya perlindungan sementara; mereka tinggal di sana selama empat bulan, bukan selamanya.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 20:45
Kadang kita berpikir bisa lolos dari akibat dosa, tetapi Tuhan melihat segalanya dan keadilan-Nya pasti ditegakkan. Mari kita jangan bermain-main dengan dosa, melainkan segera bertobat dan meminta pengampunan sebelum terlambat.
Tuhan, ajar kami untuk sungguh-sungguh menjauhi dosa dan hidup dalam ketaatan, karena Engkau adil dan penuh kasih. Amin.