Enam Ratus Orang Melarikan Diri
Hakim-hakim 20:47
Perang Saudara Israel Melawan Benyamin
“Akan tetapi, enam ratus orang berbalik dan melarikan diri ke padang belantara, ke atas bukit batu Rimon. Mereka tinggal di bukit batu Rimon selama empat bulan.”Hakim-hakim 20:47 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi enam ratus orang berpaling lari ke padang gurun, ke bukit batu Rimon, dan tinggal empat bulan lamanya di bukit batu itu.”Hakim-hakim 20:47 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi dari antara mereka yang lari lewat daerah padang gurun menuju ke gunung-gunung batu di Rimon ada 600 orang yang lolos. Mereka tinggal di Rimon empat bulan lamanya.”Hakim-hakim 20:47 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Hanya enam ratus orang yang berhasil kabur ke bukit batu Rimon di padang belantara. Mereka tinggal di sana selama empat bulan.”Hakim-hakim 20:47 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But six hundred men turned and fled to the wilderness unto the rock Rimmon, and abode in the rock Rimmon four months.”Hakim-hakim 20:47 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 20:47?
Hanya 600 orang Benyamin yang selamat dari pembantaian itu. Mereka melarikan diri ke bukit batu Rimon dan tinggal di sana selama empat bulan. Ini menunjukkan bahwa meskipun hukuman itu berat, masih ada sisa yang tersisa, mencerminkan belas kasihan Tuhan di tengah penghakiman.
Latar belakang
Sisa-sisa Benyamin Bersembunyi
Setelah kekalahan dahsyat, hanya 600 orang Benyamin yang berhasil melarikan diri ke bukit batu Rimon, tempat yang sulit dijangkau dan mudah dipertahankan. Mereka tinggal di sana selama empat bulan, bersembunyi dari murka orang Israel.
Di mana
Bukit Batu Rimon
Tempat persembunyian di padang belantara, tebing batu yang terjal
Kapan
~1100 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Penulis Hakim-hakim
Penulis kuno yang mencatat sejarah Israel
Kepada
Pembaca Kitab Hakim-hakim
Umat Israel yang mempelajari sejarah nenek moyang mereka
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
פָּנָה
panah · berbalik
berpaling, berputar arah, melarikan diri
נוּס
nus · melarikan diri
lari, mengungsi untuk menyelamatkan diri
יָשַׁב
yashav · tinggal
diam, menetap, berdiam
Kata kerja 'nus' (lari) menunjukkan pelarian yang panik dan tergesa-gesa. Namun, kata 'yashav' (tinggal) menunjukkan mereka menetap, tinggal di sana. Ini menandakan bahwa mereka menemukan perlindungan yang aman, dan untuk sementara mereka bertahan di tempat yang terisolasi.
Tahukah kamu
Bukit Batu Rimon
Rimon berarti 'buah delima' dalam bahasa Ibrani. Tempat ini menjadi tempat perlindungan alami, karena tebingnya yang curam, sehingga sulit diserang. Hingga kini, lokasinya diidentifikasi di dekat desa Rammun di Tepi Barat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 20:47
Hakim-hakim 20:45
Awal pelarian
“Orang-orang Benyamin yang lainnya berbalik dan melarikan diri ke padang belantara, ke atas bukit-bukit batu Rimon.”
Hakim-hakim 21:13
Dihubungi setelahnya
“Lalu, segenap jemaah itu mengirim orang untuk berbicara dengan orang-orang Benyamin yang tinggal di bukit batu Rimon.”
Keluaran 17:4
Mencari perlindungan
“Maka berserulah Musa kepada TUHAN, katanya: 'Apakah yang akan kulakukan kepada bangsa ini?'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 20:47
✕ Sering dikira
Mengira 600 orang itu adalah semua yang tersisa dari suku Benyamin, padahal mereka adalah laki-laki yang gagah perkasa, dan mungkin ada perempuan serta anak-anak yang terbunuh atau sebelumnya sudah berada di tempat lain.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini hanya mencatat mereka yang lolos dari medan perang, bukan seluruh populasi suku Benyamin.
✕ Sering dikira
Berpikir bahwa mereka tinggal di Rimon hanya untuk beberapa hari, padahal disebutkan 'empat bulan', menunjukkan waktu yang cukup lama untuk memulihkan diri dan berpikir tentang masa depan.
✓ Yang sebenarnya
Empat bulan adalah waktu yang lama, memberi ruang untuk negosiasi dan rekonsiliasi.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 20:47
Ketika kita berada di titik terendah, ingatlah bahwa Tuhan selalu menyisakan sisa yang setia. Bahkan dalam penghakiman, ada ruang untuk pemulihan. Jangan putus asa, karena Tuhan sanggup memulihkan kita dari kehancuran.
Tuhan, terima kasih karena Engkau selalu menyisakan harapan. Ajarlah kami untuk memegang janji-Mu bahkan di lembah kekelaman. Amin.