Panggilan untuk yang Tewas

Hakim-hakim 19:28

Kekerasan yang Menggemparkan

Dia berkata kepada perempuan itu, “Bangunlah, mari kita pergi.” Akan tetapi, tidak ada jawaban. Lalu, dia mengangkat perempuan itu ke atas keledainya, lalu pulang ke rumahnya.

Hakim-hakim 19:28 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 19:28?

Orang Lewi menyuruh gundiknya bangun untuk pulang, tetapi tidak ada jawaban. Ia sudah meninggal. Lalu, tanpa rasa belas kasihan, ia memuat mayatnya ke atas keledai dan membawanya pulang.

Latar belakang

Dia tidak menjawab

Orang Lewi bangun pagi dan menemukan gundiknya tergeletak di ambang pintu. Dia menyuruhnya bangun untuk melanjutkan perjalanan, tetapi perempuan itu sudah mati. Tanpa belas kasihan, dia memuat mayatnya ke keledai dan pulang.

Di mana

Gibea

Pintu rumah orang tua di Gibea, pagi hari

Kapan

~1100 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pemerkosaan sepanjang malam
Pemotongan tubuh korban
Kamu di sini
O

Yang berbicara

Orang Lewi

Suami yang gagal melindungi, kini tercengang

G

Kepada

Gundiknya

Perempuan yang tak berdaya, kini tak bernyawa

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

קוּמִי

qumi · Bangunlah

Berdiri atau bangkit, perintah untuk bertindak

אֵין עֹנֶה

ein oneh · tidak ada jawaban

Tidak ada respons, keheningan yang mencekam

חֲמוֹר

chamor · keledai

Hewan beban, sering digunakan untuk perjalanan

Kata 'bangunlah' menunjukkan harapan yang sia-sia, sementara 'tidak ada jawaban' menegaskan kematian. Keledai menjadi saksi bisu tragedi ini.

Tahukah kamu

Tangan di ambang pintu

Posisi tangan di ambang pintu menunjukkan usaha putus asa untuk mencapai tempat aman, sebuah detail yang menyayat hati.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 19:28

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 19:28

✕  Sering dikira

Orang Lewi tidak peduli dan dingin.

✓  Yang sebenarnya

Dia mungkin syok atau takut, tetapi perhatikan: dia tidak menunjukkan belas kasihan apa pun di ayat ini.

✕  Sering dikira

Perempuan itu hanya pingsan.

✓  Yang sebenarnya

Tidak ada jawaban dan tidak disebutkan bangun menunjukkan kematiannya.

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 19:28

Bagaimana kita menyikapi tragedi? Orang Lewi tidak menunjukkan kesedihan atau penyesalan, hanya keinginan untuk pulang. Kita perlu belajar untuk berduka dan mengakui kesalahan, bukan bersikap dingin.

Tuhan, ampunilah ketumpulan hati kami terhadap penderitaan dan kematian di sekitar kami. Ajar kami untuk berduka dan bertindak dengan kasih. Amin.