Nasihat Bujang yang Diabaikan
Hakim-hakim 19:11
Kekejaman di Gibea: Pelajaran dari Zaman Tanpa Raja
PerikopOrang Lewi dan Hamba Perempuannya · Hakim-hakim 19:1-30 →“Ketika mereka berada di dekat Yebus, matahari sudah sangat rendah. Bujang itu berkata kepada tuannya, “Marilah kita singgah di kota orang Yebus itu dan bermalam di sana.””Hakim-hakim 19:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ketika mereka dekat ke Yebus dan ketika matahari telah sangat rendah, berkatalah bujang itu kepada tuannya: "Marilah kita singgah di kota orang Yebus ini dan bermalam di situ."”Hakim-hakim 19:11 · TB
Terjemahan Baru
“(19:10)”Hakim-hakim 19:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Mereka sampai di sana ketika sudah hampir petang. Maka pelayan itu berkata kepada tuannya, “Sebaiknya kita bermalam saja di kota orang Yebus ini.””Hakim-hakim 19:11 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And when they were by Jebus, the day was far spent; and the servant said unto his master, Come, I pray thee, and let us turn in into this city of the Jebusites, and lodge in it.”Hakim-hakim 19:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 19:11?
Ketika mereka mendekati Yebus, bujangnya menyarankan untuk bermalam di kota orang Yebus itu. Ini menunjukkan kepedulian bujang terhadap keselamatan tuannya, karena hari sudah malam.
Latar belakang
Saran Bijak untuk Segera Berteduh
Matahari sudah sangat rendah ketika mereka dekat Yebus. Bujang menyarankan untuk singgah di kota Yebus dan bermalam, karena sudah gelap dan perjalanan masih panjang. Namun, tuannya menolak.
Di mana
dekat Yebus (Yerusalem)
Tepi jalan saat matahari terbenam
Kapan
~1100 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Bujang
Pelayan setia orang Lewi, memperhatikan keadaan
Kepada
Tuan (Orang Lewi)
Seorang Lewi yang tinggal di Efraim, keras kepala
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
סוּר
sur · singgah
berpaling, menyimpang, singgah
לוּן
lun · bermalam
tinggal semalam, bermalam
רָדָה
radah · sangat rendah
turun, menjadi rendah (tentang matahari)
Kata 'singgah' (sur) dan 'bermalam' (lun) menekankan kebutuhan mendesak akan tempat berteduh, tetapi tuan mengabaikannya. 'Sangat rendah' menunjukkan bahaya perjalanan malam.
Tahukah kamu
Singgah di Kota Asing
Orang Israel zaman itu biasanya tidak mau bermalam di kota-kota non-Israel karena alasan keagamaan dan keamanan, tetapi penolakan ini justru membawa mereka ke bahaya yang lebih besar.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 19:11
Amsal 27:12
Nasihat bijak diabaikan
“Orang cerdik melihat bahaya lalu bersembunyi, tetapi orang sederhana terus berjalan dan kena celaka.”
Lukas 10:33-34
Orang asing menolong
“Tetapi seorang Samaria yang dalam perjalanan datang ke tempat itu, melihat orang itu, lalu tergerak hatinya oleh belas kasihan. Ia pergi kepadanya, membalut luka-lukanya...”
Ulangan 16:16
Perjalanan ke tempat ibadah
“Tiga kali setahun setiap orang laki-laki di antaramu harus menghadap TUHAN, Allahmu, di tempat yang akan dipilih-Nya...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 19:11
✕ Sering dikira
Bujang itu takut gelap dan lemah iman.
✓ Yang sebenarnya
Bujang justru menunjukkan kewaspadaan praktis yang masuk akal, tetapi tuannya menolak.
✕ Sering dikira
Kota Yebus berbahaya bagi orang Israel.
✓ Yang sebenarnya
Tidak ada indikasi bahaya dari Yebus; justru bahaya datang dari kota Israel, Gibea.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 19:11
Kadang kita menerima nasihat dari orang-orang di sekitar kita. Dengarkan mereka dan pertimbangkan dengan bijak, terutama ketika mereka mengingatkan kita akan bahaya.
Tuhan, buka telingaku untuk mendengar nasihat yang baik, dan beri aku kerendahan hati untuk menerimanya. Amin.