Pengintaian ke Lais
Hakim-hakim 18:7
Dan Merebut Lais dan Patung Mikha
PerikopOrang Dan Merebut Kota Lais · Hakim-hakim 18:1-31 →“Lalu, kelima orang itu pergi, lalu sampai ke Lais. Mereka melihat bahwa rakyat yang tinggal di sana hidup dengan aman dan tenteram menurut adat orang Sidon. Mereka tidak kekurangan apa pun di atas bumi, justru kaya harta. Mereka menjauh dari orang Sidon dan tidak bergaul dengan siapa pun.”Hakim-hakim 18:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sesudah itu pergilah kelima orang itu, lalu sampailah mereka ke Lais. Dilihat merekalah, bahwa rakyat yang diam di sana hidup dengan tenteram, menurut adat orang Sidon, aman dan tenteram. Orang-orang itu tidak kekurangan apapun yang ada di muka bumi, malah kaya harta. Mereka tinggal jauh dari orang Sidon dan tidak bergaul dengan siapapun juga.”Hakim-hakim 18:7 · TB
Terjemahan Baru
“Setelah itu berangkatlah kelima orang itu lalu pergi ke Lais. Di situ mereka memperhatikan penduduknya. Nyatalah bahwa cara hidup penduduk Lais itu seperti cara hidup bangsa Sidon. Walaupun mereka terpencil, dan jauh dari bangsa Sidon, mereka hidup aman dan tentram, tidak mempunyai musuh, makmur, serta tidak kurang sesuatu apa pun.”Hakim-hakim 18:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kemudian regu itu melanjutkan perjalanan dan sampai di kota Lais. Di sana mereka melihat bahwa rakyat Lais hidup dengan tenteram sehingga tidak berjaga-jaga terhadap musuh, mirip cara hidup orang Sidon, tenang dan aman. Tidak ada yang menjajah mereka, dan kalau kota itu diserang, mereka terlalu jauh untuk mendapat pertolongan dari orang Sidon. Selain itu, Lais tidak menjalin hubungan dengan kota-kota lain.”Hakim-hakim 18:7 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then the five men departed, and came to Laish, and saw the people that were therein, how they dwelt careless, after the manner of the Zidonians, quiet and secure; and there was no magistrate in the land, that might put them to shame in any thing; and they were far from the Zidonians, and had no business with any man.”Hakim-hakim 18:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 18:7?
Ayat ini menunjukkan bahwa suku Dan mengintai kota Lais dan menemukan penduduknya hidup aman dan tenteram, kaya, dan terisolasi dari orang Sidon. Ini menggambarkan kondisi yang tampak ideal, tetapi juga menunjukkan ketidaksiapan mereka menghadapi serangan.
Latar belakang
Negeri yang Aman dan Makmur
Kelima mata-mata dari suku Dan tiba di Lais dan melihat penduduknya hidup aman, tenteram, dan kaya. Mereka tidak kekurangan apa pun dan terisolasi dari orang Sidon.
Di mana
Lais (Dan)
Sebuah kota di utara Israel
Kapan
~1200 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Penulis Kitab Hakim-hakim
Penulis anonim yang mencatat sejarah Israel
Kepada
Pembaca Israel
Umat yang perlu belajar dari masa lalu
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בָּטַח
batach · aman
merasa aman, percaya diri
שָׁקַט
shaqat · tenteram
tenang, tidak terganggu
עָשִׁיר
ashir · kaya
kaya, memiliki banyak harta
Kata-kata ini menggambarkan rasa aman yang palsu karena mereka tidak bergantung pada Tuhan.
Tahukah kamu
Lais yang Terisolasi
Lais diidentifikasi dengan Tell el-Qadi, dan nama 'Dan' kemudian menggantikan nama aslinya. Keamanan kota ini justru membuat mereka rentan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 18:7
Ulangan 8:17-18
Peringatan kekayaan
“Janganlah engkau berkata dalam hati: 'Kekuatanku dan kekuatan tanganku yang menghasilkan kekayaan ini.'”
Hakim-hakim 17:6
Konteks moral
“Pada zaman itu tidak ada raja di Israel; setiap orang berbuat apa yang benar menurut pandangannya sendiri.”
Amsal 1:32
Bahaya ketenangan
“Sebab orang yang tidak berpengalaman akan dibunuh oleh ketenangannya, dan orang bebal akan dibinasakan oleh keamanannya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 18:7
✕ Sering dikira
'Dipandang baik oleh Tuhan' di ayat 6 berarti Tuhan pasti memberkati penaklukan ini.
✓ Yang sebenarnya
Teks tidak menyatakan Tuhan menyetujui; imam bayaran hanya mengucapkan harapan, bukan nubuat pasti.
✕ Sering dikira
Kota Lais tidak pernah disebutkan lagi setelah ini.
✓ Yang sebenarnya
Lais kemudian dinamai Dan dan menjadi kota penting bagi suku Dan.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 18:7
Jangan mudah tergoda oleh situasi yang tampak aman dan makmur, karena bisa jadi itu adalah jebakan. Periksalah dengan bijak sebelum mengambil keputusan besar.
Tuhan, ajari aku untuk tidak hanya melihat kebaikan yang tampak, tetapi juga memahami risiko di baliknya. Amin.