Mikha Meratapi Kehilangan

Hakim-hakim 18:24

Suku Dan Mencuri Berhala dan Imam

PerikopOrang Dan Merebut Kota Lais · Hakim-hakim 18:1-31 →
“Dia berkata, “Kamu telah mengambil ilah-ilahku yang telah aku buat, juga imamku, lalu pergi. Apa lagi yang tersisa? Mengapa kamu bertanya kepadaku, ‘Apa sebabnya?’””

Hakim-hakim 18:24 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 18:24?

Mikha menjawab dengan putus asa: mereka telah mengambil allah-allahnya dan imamnya, sehingga dia tidak punya apa-apa. Ini menunjukkan betapa sia-sianya penyembahan berhala—sesuatu yang dia buat sendiri tidak dapat menolong.

Latar belakang

Mikha Mengungkapkan Keputusasaan

Mikha menjawab dengan nada putus asa, merinci apa yang diambilnya: ilah-ilah buatannya sendiri, imamnya. Ia merasa kehilangan segalanya, tetapi ketidakberdayaannya terlihat di hadapan pasukan yang jauh lebih kuat.

Di mana

Pegunungan Efraim

Di jalan, berhadapan dengan pasukan Dan

Kapan

~1150 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Mikha memanggil-manggil
Ancaman dari suku Dan
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Mikha

Pemilik rumah di Efraim, penyembah berhala

K

Kepada

Keturunan Dan

Enam ratus orang bersenjata + pemimpin

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אֱלֹהִים

elohim · ilah-ilah

Tuhan-tuhan kecil, dewa-dewi

עָשָׂה

asah · buat

Membuat, membentuk

יָתַר

yatar · tersisa

Tinggal sisa, yang tersisa

Kata 'ilah-ilah' dan 'buat' menunjukkan bahwa berhala ini adalah ciptaan manusia, bukan Tuhan. Namun, Mikha merasa kehilangan 'segala sesuatu' karena bergantung pada benda-benda itu.

Tahukah kamu

Mikha membuat ilah dari emas

Menurut pasal 17, Mikha awalnya memiliki patung dari emas sebelum diganti dengan perak, menunjukkan ia mengganti-ganti material.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 18:24

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 18:24

✕  Sering dikira

Mikha benar-benar percaya berhala itu ilah.

✓  Yang sebenarnya

Ia mungkin tahu itu buatannya sendiri, tetapi tetap menghargainya sebagai jimat.

✕  Sering dikira

Mikha sedih karena imamnya pergi.

✓  Yang sebenarnya

Ia terutama kehilangan ilah-ilahnya, meskipun imam juga penting.

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 18:24

Jangan menempatkan kepercayaan pada hal-hal yang kita ciptakan sendiri—karier, kekayaan, atau hubungan. Itu semua bisa hilang dan tidak memberi kepuasan sejati. Hanya Tuhan yang layak disembah dan dipercaya.

Tuhan, jauhkan aku dari menyembah berhala modern; Engkaulah satu-satunya sandaran yang tidak pernah mengecewakan. Amin.