Mikha Menghadapi Pasukan Dan

Hakim-hakim 18:23

Suku Dan Mencuri Berhala dan Imam

Mereka memanggil-manggil keturunan Dan sehingga mereka berbalik dan berkata kepada Mikha, “Apa maksudmu datang dengan mengerahkan banyak orang?”

Hakim-hakim 18:23 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 18:23?

Mikha mengejar dan berteriak kepada orang Dan. Mereka berbalik dan bertanya dengan nada menantang mengapa Mikha datang dengan banyak orang, merasa tidak bersalah atas pencurian yang mereka lakukan.

Latar belakang

Mikha Menyuarakan Keberatannya

Mikha dan kelompoknya berteriak memanggil keturunan Dan. Ketika mereka berbalik, Mikha menantang mereka dengan pertanyaan retoris, mengekspresikan kebingungan dan kemarahan atas tindakan mereka yang seenaknya.

Di mana

Pegunungan Efraim

Di jalan, pasukan Dan berhenti

Kapan

~1150 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Mikha dan tetangga mengejar
Peringatan dari pasukan Dan
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis

Sejarawan Israel, mencatat masa sebelum raja

P

Kepada

Pembaca

Orang Israel yang mengenal sejarah leluhur

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

קָרָא

qara · memanggil-manggil

Memanggil dengan keras, berseru

אָסַף

asaf · mengerahkan

Mengumpulkan, menghimpun

אָמַר

amar · berkata

Mengatakan, menyatakan

Kata 'memanggil-manggil' dan 'mengerahkan' menunjukkan ketegangan antara suara individu dan kekuatan massa. Mikha hanya bisa berteriak, sementara pasukan Dan sudah bersatu.

Tahukah kamu

Terafim adalah benda suci

Terafim mungkin berupa patung kecil atau simbol rumah tangga; memiliki terafim dianggap penting untuk berkat dan status.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 18:23

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 18:23

✕  Sering dikira

Mikha bertanya dengan sopan.

✓  Yang sebenarnya

Pertanyaan ini bernada menantang dan marah.

✕  Sering dikira

Pasukan Dan berhenti karena merasa bersalah.

✓  Yang sebenarnya

Mereka berhenti hanya untuk menghadapi Mikha.

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 18:23

Saat ditegur karena kesalahan, kita cenderung defensif dan menyalahkan. Kerendahan hati untuk mengakui kesalahan adalah langkah pertama menuju pemulihan hubungan.

Tuhan, berikan aku hati yang rendah hati untuk mengakui kesalahan dan tidak bersikap defensif. Amin.