Robohnya Gedung Dagon
Hakim-hakim 16:30
Simson dan Delila
PerikopSimson dan Delila · Hakim-hakim 16:4-31 →“Simson berkata, “Biarlah aku mati bersama-sama dengan orang Filistin ini.” Kemudian, dia membungkuk sekuat-kuatnya sehingga bangunan itu roboh menimpa ke atas para raja kota dan seluruh orang yang ada di dalamnya. Yang mati dibunuh pada saat kematian Simson lebih banyak dari yang dibunuh semasa dia hidup.”Hakim-hakim 16:30 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Berkatalah Simson: "Biarlah kiranya aku mati bersama-sama orang Filistin ini." Lalu membungkuklah ia sekuat- kuatnya, maka rubuhlah rumah itu menimpa raja-raja kota itu dan seluruh Hakim-hakim 16.31–17.3 94 orang banyak yang ada di dalamnya. Yang mati dibunuhnya pada waktu matinya itu lebih banyak dari pada yang dibunuhnya pada waktu hidupnya.”Hakim-hakim 16:30 · TB
Terjemahan Baru
“ia berseru, "Biar aku mati bersama orang-orang Filistin ini!" Dan dengan sekuat tenaganya ia mendorong tiang-tiang itu sampai roboh dan menimpa kelima penguasa Filistin bersama semua orang lainnya yang berada di situ. Simson meninggal juga. Tetapi, pada waktu kematiannya itu ia telah membunuh orang lebih banyak daripada ketika masa hidupnya.”Hakim-hakim 16:30 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“sambil berkata, “Biarlah aku mati bersama orang-orang Filistin ini!” Dia pun mendorong dengan sekuat tenaga. Maka robohlah bangunan itu menimpa semua raja Filistin dan orang-orang di dalamnya. Jumlah orang yang dibunuh Simson pada saat matinya itu lebih banyak daripada yang pernah dia bunuh sepanjang hidupnya.”Hakim-hakim 16:30 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Samson said, Let me die with the Philistines. And he bowed himself with all his might; and the house fell upon the lords, and upon all the people that were therein. So the dead which he slew at his death were more than they which he slew in his life.”Hakim-hakim 16:30 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 16:30?
Simson berseru, 'Biarlah aku mati bersama-sama dengan orang Filistin ini!' Lalu ia membungkuk sekuat-kuatnya dan merobohkan gedung itu, menimpa para raja dan semua orang di dalamnya. Kematian Simson membunuh lebih banyak orang daripada yang ia bunuh semasa hidupnya.
Latar belakang
Kematian yang Mengalahkan
Simson berkata, 'Biarlah aku mati bersama-sama dengan orang Filistin ini,' lalu ia membungkuk sekuat-kuatnya. Gedung itu roboh menimpa para raja dan seluruh orang di dalamnya; orang yang mati pada saat itu lebih banyak daripada yang selama hidupnya ia bunuh.
Di mana
Gaza
Gedung Dagon, tempat ribuan orang Filistin berkumpul
Kapan
~1050 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Narator
Penulis kitab Hakim-hakim
Kepada
Pembaca
Umat Israel yang membaca kisah ini
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מוּת
mut · Mati
Mengalami kematian, kehilangan nyawa
עִם
im · Bersama-sama
Bersamaan, bersama, dengan
נָטָה
natah · Membungkuk
Membungkuk, mencondongkan, meregangkan
Kata 'mati' (mut) muncul dua kali, menegaskan pengorbanan total. 'Bersama-sama' (im) menunjukkan solidaritas Simson dengan musuhnya dalam kematian, tetapi itu adalah kemenangan terbesarnya. 'Membungkuk' (natah) menggambarkan tindakan fisik yang menjadi simbol ketaatan dan pengorbanan.
Tahukah kamu
Pemulihan yang Samar
Sebelum meruntuhkan gedung, rambut Simson yang telah dicukur mulai tumbuh lagi (16:22), menandakan pemulihan hubungannya dengan Tuhan dan nazarnya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 16:30
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 16:30
✕ Sering dikira
Simson membunuh orang Filistin dengan kekuatannya sendiri.
✓ Yang sebenarnya
Kekuatan itu datang dari TUHAN, dan sebelum bertindak ia berdoa meminta kekuatan dari Tuhan.
✕ Sering dikira
Kematian Simson adalah akhir yang tragis yang menunjukkan kegagalannya.
✓ Yang sebenarnya
Ini dipandang sebagai tindakan iman yang heroik; ia dihitung di antara pahlawan iman di Ibrani 11.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 16:30
Kematian Simson mengajarkan bahwa hidup kita bukan hanya tentang apa yang kita capai semasa hidup, tetapi juga bagaimana kita mengakhiri hidup dengan setia kepada Tuhan. Bahkan setelah jatuh, kita dapat dipulihkan dan digunakan Tuhan untuk tujuan-Nya, asalkan kita mau berseru kepada-Nya.
Tuhan, pakailah hidupku, bahkan di saat-saat terakhirku, untuk memuliakan-Mu dan membawa kemenangan bagi umat-Mu. Amin.