Bangun Tanpa Kuasa

Hakim-hakim 16:20

TUHAN Meninggalkan Simson

Perempuan itu berseru, “Orang-orang Filistin menyergapmu, Simson!” Simson terbangun dari tidurnya, dan berkata, “Aku akan lolos seperti yang sudah-sudah dan akan meronta lepas.” Akan tetapi, dia tidak tahu bahwa TUHAN telah meninggalkannya.

Hakim-hakim 16:20 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 16:20?

Simson tidak menyadari bahwa Tuhan telah meninggalkannya. Dia mengira kekuatannya masih ada, tetapi ketika dia berusaha melepaskan diri, dia gagal. Ini menunjukkan bahwa kekuatan sejatinya bukan berasal dari rambutnya, melainkan dari hadirat Tuhan.

Latar belakang

Ilusi Kekuatan

Delila berseru bahwa orang Filistin menyerang, dan Simson terbangun dengan anggapan dia bisa melepaskan diri seperti biasa. Namun, dia telah ditinggalkan Tuhan, dan kekuatannya hilang tanpa dia sadari.

Di mana

Lembah Sorek

Kamar Delila, pagi hari

Kapan

~1075 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Rambut dicukur diam-diam
Filistin menangkapnya
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis

Sejarawan rohani, mencatat karya Tuhan

P

Kepada

Pembaca

Orang-orang yang mencari kebenaran

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עָזַב

azav · meninggalkan

meninggalkan, membiarkan

יָצָא

yatsa · lolos

keluar, lolos, pergi

נָעֵר

na'ar · meronta

mengguncang, melepaskan

Simson berpikir dia bisa 'lolos' dan 'meronta' seperti sebelumnya, tapi 'meninggalkan' Tuhan berarti kekuatan itu hilang; ketiga kata ini menunjukkan kesadaran yang terlambat.

Tahukah kamu

Mata yang Dicungkil

Setelah ditangkap, mata Simson dicungkil, yang mungkin melambangkan kebutaan rohaninya yang sudah lama terjadi.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 16:20

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 16:20

✕  Sering dikira

Simson tidak menyadari rambutnya dicukur dan karena itu kalah.

✓  Yang sebenarnya

Masalahnya bukan ketidaktahuan fisik, tapi kehilangan hubungan dengan Tuhan.

✕  Sering dikira

Tuhan meninggalkannya karena rambutnya dipotong.

✓  Yang sebenarnya

Rambut dipotong sebagai konsekuensi dari pelanggaran nazar dan sikap hatinya.

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 16:20

Kita bisa terlalu mengandalkan rutinitas atau bakat, lupa bahwa semua itu adalah anugerah Tuhan. Jangan sampai kita baru sadar bahwa Tuhan telah meninggalkan kita setelah kita mencoba bertindak dengan kekuatan sendiri dan gagal.

Ya Tuhan, ajar aku untuk selalu mengandalkan Engkau dan menyadari kehadiran-Mu setiap saat. Amin.