Tiga Ratus Rubah Membakar Ladang
Hakim-hakim 15:4
Simson Melawan Orang Filistin dengan Rahang Keledai
PerikopSimson Membuat Kesusahan bagi Orang Filistin · Hakim-hakim 15:1-20 →“Lalu, Simson pergi dan menangkap tiga ratus anjing hutan. Dia mengambil obor, diikatnya ekor dengan ekor, lalu ditaruhnya sebuah obor di antara setiap dua ekor itu.”Hakim-hakim 15:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka pergilah Simson, ditangkapnya tiga ratus anjing hutan, diambilnya obor, diikatnya ekor dengan ekor dan ditaruhnya sebuah obor di antara tiap-tiap dua ekor.”Hakim-hakim 15:4 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu ia pergi menangkap tiga ratus serigala. Buntut serigala-serigala itu diikatnya berdua-dua. Pada simpul ikatan itu, ia menaruh sebuah obor.”Hakim-hakim 15:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu Simson pergi menangkap tiga ratus ekor anjing hutan serta mengambil seratus lima puluh obor. Dia mengikat anjing-anjing itu berdua-dua, ekor dengan ekor, dan menaruh obor di tengah-tengah setiap ikatan.”Hakim-hakim 15:4 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Samson went and caught three hundred foxes, and took firebrands, and turned tail to tail, and put a firebrand in the midst between two tails.”Hakim-hakim 15:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 15:4?
Simson menangkap 300 anjing hutan (atau rubah), mengikat ekor mereka berpasangan, dan menaruh obor di antara setiap pasangan ekor, lalu menyalakannya. Tindakan ini adalah bentuk balas dendam yang sangat merusak, memanfaatkan hewan sebagai senjata untuk membakar ladang orang Filistin.
Latar belakang
Strategi Licik Simson
Simson menangkap 300 rubah hutan, memasang obor di ekor mereka, lalu melepaskan mereka ke ladang gandum orang Filistin yang belum dituai. Tindakan ini adalah pembalasan atas penolakan ayah mertuanya untuk mengizinkan Simson bertemu istrinya.
Di mana
Kemungkinan wilayah Dan
Ladang gandum milik orang Filistin
Kapan
~1050 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Narator
Penulis kitab Hakim-hakim, menyampaikan sejarah Israel
Kepada
Pembaca Kitab
Orang-orang yang membaca kisah perjuangan para hakim
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שׁוּעָל
shu'al · anjing hutan
Rubah atau serigala, hewan liar yang sering merusak tanaman.
לַפִּיד
lapid · obor
Suluh atau obor yang menyala, terbuat dari kayu berserat.
זָנָב
zanav · ekor
Bagian belakang tubuh hewan, digunakan untuk mengikat.
Kata-kata ini menunjukkan perencanaan yang matang: Simson tidak sekadar melepaskan hewan, tetapi mengikat mereka berpasangan agar obor tetap menyala dan menghancurkan lebih banyak ladang.
Tahukah kamu
Rubah atau Serigala?
Kata Ibrani 'shu'al' bisa berarti rubah atau serigala, dan dalam konteks ini, melatih 300 hewan liar adalah tindakan yang sangat sulit, mungkin dilebih-lebihkan untuk menekankan keberanian Simson.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 15:4
Hakim-hakim 14:4
Motivasi ilahi
“Tetapi hal itu terjadi dari TUHAN, sebab Ia mencari kesempatan untuk melawan orang Filistin.”
2 Samuel 12:31
Hukuman terhadap musuh
“Ia juga membawa penduduknya ke tempat penggergajian besi, dan menyuruh mereka mengerjakan pekerjaan yang berat.”
Yosua 11:6
Pembalasan Allah
“Lalu TUHAN berkata kepada Yosua, 'Janganlah takut kepada mereka, sebab besok kira-kira waktu ini Aku akan menyerahkan mereka mati semuanya kepada orang Israel.'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 15:4
✕ Sering dikira
Simson melakukan ini karena marah tanpa tujuan.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah bagian dari konflik yang dipicu oleh penolakan orang tua istri dan bagian dari siklus pembalasan.
✕ Sering dikira
Rubah hanya digunakan untuk membakar, tetapi tidak ada makna simbolis.
✓ Yang sebenarnya
Dalam Alkitab, rubah sering melambangkan perusak, dan penggunaan mereka menunjukkan pembalasan yang menghancurkan.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 15:4
Terkadang kita merencanakan balas dendam dengan sangat detail, tetapi justru itu menunjukkan betapa dalam luka kita. Alih-alih terus merencanakan pembalasan, serahkan luka itu kepada Tuhan dan minta penyembuhan.
Bapa, aku akui aku sering menyimpan rencana balas dendam, tetapi aku mau melepaskannya. Sembuhkan lukaku dan beri aku hati yang mau mengampuni. Amin.