Daud Menaklukkan Raba
2 Samuel 12:31
Daud Ditegur, Anak Sakit, dan Kemenangan
PerikopDaud Merebut Raba · 2 Samuel 12:26-31 →“Dia juga membawa penduduk dan dipaksa bekerja dengan gergaji, penggerek besi, dan kapak besi. Dia juga mempekerjakan mereka di tempat pembuatan batu bata. Inilah yang dilakukan Daud dengan semua kota orang Amon. Lalu, Daud pulang bersama semua tentaranya ke Yerusalem.”2 Samuel 12:31 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Penduduk kota itu diangkutnya dan dipaksanya bekerja dengan gergaji, penggerek besi dan kapak; juga dipekerjakannya mereka di tempat pembuatan batu bata. Demikianlah juga diperlakukan Daud segala kota bani Amon. Sesudah itu pulanglah Daud dengan seluruh tentara ke Yerusalem.”2 Samuel 12:31 · TB
Terjemahan Baru
“Selain itu penduduknya digiring, dan disuruh membawa gergaji, cangkul besi, dan kapak besi dan mereka pun dipekerjakan di tempat pembuatan batu bata. Hal itu dilakukannya juga terhadap penduduk kota-kota Amon yang lain. Sesudah itu Daud dan seluruh tentaranya kembali ke Yerusalem.”2 Samuel 12:31 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Daud memperbudak penduduk kota Raba dan semua kota lain di negeri Amon. Mereka dipaksa bekerja untuk menggergaji kayu, menambang dengan linggis dan beliung dari besi, serta membuat batu bata. Lalu Daud dan seluruh pasukannya kembali ke Yerusalem.”2 Samuel 12:31 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he brought forth the people that were therein, and put them under saws, and under harrows of iron, and under axes of iron, and made them pass through the brick-kiln: and thus did he unto all the cities of the children of Ammon. So David and all the people returned unto Jerusalem.”2 Samuel 12:31 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Samuel 12:31?
Daud membawa penduduk kota Amon dan memaksa mereka bekerja dengan gergaji, penggerek besi, dan kapak besi, serta membuat mereka bekerja di tempat pembuatan batu bata. Ini menunjukkan bahwa Daud menjadikan mereka pekerja paksa, dan kemudian ia kembali ke Yerusalem bersama tentaranya.
Latar belakang
Penduduk Amon Dijadikan Buruh
Setelah merebut Raba, Daud mengambil mahkota raja Amon dan membawa banyak jarahan. Ayat ini mencatat bahwa ia juga memaksa penduduk kota untuk bekerja dengan gergaji, penggerek besi, dan kapak, serta membuat batu bata—suatu bentuk penghukuman atau kerja paksa.
Di mana
Raba
Kota Raba, ibu kota orang Amon, setelah direbut Daud
Kapan
~970 SM
Kerajaan Daud
Yang berbicara
Penulis Kitab 2 Samuel
Nabi dan sejarawan, mencatat sejarah kerajaan Daud
Kepada
Pembaca Kitab 2 Samuel
Umat Israel dan semua orang yang membaca kisah ini
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וַיּוֹצֵא
wayyotse · membawa
mengeluarkan atau membawa keluar
הָעָם
ha'am · penduduk
rakyat atau orang-orang
וַיַּעֲבֵד
wayya'aved · bekerja
memaksa bekerja, memperbudak
Kata kerja yang dipakai menunjukkan tindakan memaksa dan mengeluarkan penduduk, menekankan bahwa Daud memperlakukan mereka sebagai buruh paksa—bukan sekadar tawanan biasa.
Tahukah kamu
Mahkota Bernilai Satu Talenta
Satu talenta emas sekitar 34 kilogram, jadi mahkota itu sangat berat—mungkin dipakai hanya untuk upacara, bukan sehari-hari.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 12:31
1 Tawarikh 20:3
paralel hampir sama
“Daud membawa penduduknya dan memaksa mereka bekerja dengan gergaji, penggerek besi, dan kapak”
Ulangan 20:11
hukum perang Israel
“Jika kota itu menerima tawaran damai, maka semua penduduknya akan menjadi rodi bagimu”
2 Samuel 12:10
akibat dosa Daud
“Pedang tidak akan pernah menyingkir dari kaum keluargamu”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Samuel 12:31
✕ Sering dikira
Menganggap Daud kejam tanpa alasan, padahal ini praktik umum zaman itu.
✓ Yang sebenarnya
Tindakan ini adalah hukuman atas orang Amon yang telah mempermalukan utusan Daud, sesuai hukum perang saat itu.
✕ Sering dikira
Mengira Daud membantai semua penduduk, padahal teks mengatakan mereka dijadikan buruh paksa.
✓ Yang sebenarnya
Frasa 'dipaksa bekerja' menunjukkan mereka dipekerjakan, bukan dibunuh.
Renungan
Renungan Singkat 2 Samuel 12:31
Kita perlu berhati-hati agar tidak memperlakukan orang lain dengan semena-mena, meskipun kita memiliki kekuasaan. Perlakukanlah semua orang dengan hormat dan keadilan, karena setiap orang diciptakan sesuai gambar Allah.
Tuhan, ajari aku untuk selalu memperlakukan orang lain dengan belas kasihan dan keadilan, amin.