Nazar yang mengikat

Hakim-hakim 11:31

Yefta: Nazar dan Kemenangan

apa pun yang keluar dari pintu rumahku untuk menyambut aku pada saat aku kembali dengan selamat dari orang-orang Amon, dia menjadi kepunyaan TUHAN dan aku akan mempersembahkan dia sebagai korban bakaran.”

Hakim-hakim 11:31 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 11:31?

Yefta membuat nazar (janji) yang gegabah kepada TUHAN: apa pun yang keluar dari rumahnya untuk menyambutnya akan dipersembahkan sebagai korban bakaran. Ini menunjukkan semangat dan keputusasaannya, tetapi juga kenaifannya karena tidak memikirkan konsekuensinya.

Latar belakang

Nazar Yefta

Sebelum berperang melawan bani Amon, Yefta membuat nazar kepada Tuhan. Ia berjanji mempersembahkan sebagai korban bakaran apa pun yang keluar dari pintu rumahnya untuk menyambutnya, jika Tuhan memberinya kemenangan.

Di mana

Mizpa Gilead

Di perkemahan sebelum berangkat berperang

Kapan

~1100 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Roh Tuhan memenuhi Yefta
Kemenangan atas Amon
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yefta

Pemimpin Gilead, mantan buangan, kini diurapi Roh

T

Kepada

Tuhan

Allah Israel yang disembah di Mizpa

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יֹצֵא

yotse · keluar

keluar, muncul

לִקְרַאת

likrat · menyambut

bertemu dengan, menyongsong

הַעֲלִיתִיהוּ

ha'alitivhu · mempersembahkan

menaikkan, mempersembahkan sebagai korban bakaran

Ketiga kata ini menunjukkan bahwa nazar Yefta bersifat spontan dan tidak berpikir panjang, berfokus pada apa yang keluar dari pintu rumahnya, bukan pada jenis korban yang layak bagi Tuhan. Ini menggambarkan iman yang campur dengan kecerobohan.

Tahukah kamu

Nazar yang terucap

Dalam budaya Israel kuno, nazar adalah ikrar yang sangat serius, tidak bisa ditarik kembali. Yefta mungkin membayangkan hewan ternak, bukan manusia.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 11:31

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 11:31

✕  Sering dikira

Yefta bernazar untuk mempersembahkan manusia pertama yang keluar, termasuk anaknya.

✓  Yang sebenarnya

Yefta mungkin bernazar tentang hewan, tapi Tuhan membiarkan konsekuensinya terjadi.

✕  Sering dikira

Tuhan menuntut korban manusia dari Yefta.

✓  Yang sebenarnya

Nazar adalah inisiatif Yefta sendiri; Tuhan tidak memintanya, tapi Yefta terikat oleh ucapannya.

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 11:31

Hati-hati dengan janji-janji yang kita buat kepada Tuhan, terlebih dalam keadaan terdesak. Berkomitmenlah dengan penuh pertimbangan dan kesungguhan, bukan karena tekanan emosi sesaat.

Tuhan, ajarlah aku untuk berjanji dengan bijaksana dan bertanggung jawab, serta setia menepati apa yang telah kuucapkan. Amin.