Kemenangan yang gemilang

Hakim-hakim 11:32

Yefta: Nazar dan Kemenangan

Kemudian, Yefta mendatangi orang-orang Amon untuk berperang melawan mereka, dan TUHAN menyerahkan mereka ke dalam tangannya.

Hakim-hakim 11:32 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 11:32?

Yefta maju berperang melawan bani Amon, dan TUHAN menyerahkan mereka ke dalam tangannya. Ini menegaskan bahwa kemenangan datang dari Tuhan, dan Yefta menjadi alat-Nya untuk membebaskan Israel dari musuh.

Latar belakang

Tuhan menyerahkan musuh

Yefta maju berperang melawan bani Amon, dan Tuhan menyerahkan mereka ke dalam tangannya. Ini menunjukkan penggenapan nazar Yefta: Tuhan memberikan kemenangan seperti yang dia minta.

Di mana

Peperangan melawan Amon

Medan pertempuran di wilayah Gilead

Kapan

~1100 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Nazar Yefta diucapkan
Kepulangan Yefta ke Mizpa
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Narator

Penulis kitab Hakim-hakim, mencatat sejarah umat Israel

P

Kepada

Pembaca

Umat Israel, khususnya generasi setelah peristiwa ini

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

וַיַּעֲבֹר

vaya'avor · mendatangi

melintasi, menyeberang

וַיִּלָּחֶם

vayillakhem · berperang

bertempur

וַיִּתְּנֵם

vayittenem · menyerahkan

memberikan, menyerahkan

Kata-kata ini menunjukkan tindakan Yefta yang berani (maju berperang) dan respons Tuhan yang berdaulat (menyerahkan musuh). Kemenangan bukan karena kekuatan Yefta semata, tapi karena Tuhan yang mengabulkan nazarnya.

Tahukah kamu

Kedaulatan Tuhan

Frasa 'Tuhan menyerahkan' adalah bahasa umum dalam kitab Hakim-hakim untuk menggambarkan kemenangan yang diberikan Tuhan, menekankan bahwa Israel tidak menang dengan kekuatan sendiri.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 11:32

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 11:32

✕  Sering dikira

Yefta menang karena nazarnya yang tepat.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan berdaulat menyerahkan musuh; nazar bukan syarat kemenangan, tapi ungkapan iman Yefta.

✕  Sering dikira

Perang ini adalah perang suci yang membenarkan segala cara.

✓  Yang sebenarnya

Perang ini adalah pembelaan diri terhadap agresi Amon, bukan penaklukan atas nama Tuhan.

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 11:32

Ketika kita melangkah dalam pimpinan Tuhan, kemenangan bukan bergantung pada kemampuan kita, tetapi pada kuasa-Nya. Libatkan Tuhan dalam setiap perjuangan, dan percayalah bahwa Dia sanggup memberi kemenangan.

Tuhan, mampukan aku untuk berjuang dalam pimpinan-Mu, dan percaya bahwa Engkau yang memberi kemenangan dalam setiap pertempuranku. Amin.