Daya Upaya Terakhir

Hakim-hakim 11:27

Yefta, Pahlawan yang Diasingkan

PerikopPesan Yefta kepada Raja Amon · Hakim-hakim 11:12-28 →
“Aku tidak bersalah terhadapmu, tetapi engkau berbuat jahat dengan memerangiku. Pada hari ini, Tuhan menjadi hakim di antara orang Israel dan orang Amon.””

Hakim-hakim 11:27 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 11:27?

Yefta menyatakan bahwa ia tidak bersalah dan menyerahkan perkara kepada Tuhan sebagai hakim yang adil. Ini adalah deklarasi bahwa pertempuran sesungguhnya adalah antara yang benar dan yang salah.

Latar belakang

Menyerahkan pada Hakim Ilahi

Yefta menyatakan ketidakbersalahannya dan menyerahkan keputusan kepada TUHAN sebagai hakim antara Israel dan Amon. Ini adalah pernyataan terakhir sebelum perang, menegaskan bahwa Tuhan akan memihak yang benar.

Di mana

Tanah Tob (kemungkinan tempat utusan bertemu)

Dalam perundingan, mungkin di perkemahan

Kapan

~1100 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Orang Amon menyerang
Kemenangan atas Amon
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yefta

Pemimpin Gilead, mantan buangan

R

Kepada

Raja Amon

Raja yang menuntut tanah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חָטָא

khata · bersalah

berbuat dosa, meleset, bersalah

רָעַע

ra'a · kejahatan

berbuat jahat, merugikan

שָׁפַט

shaphat · hakim

menghakimi, memutuskan, memerintah

Kata 'khata' dan 'ra'a' menunjukkan pelanggaran moral, bukan sekadar kesalahan teknis; Yefta menegaskan bahwa tindakan Amon adalah kejahatan yang akan dihakimi Tuhan.

Tahukah kamu

Hakim yang sesungguhnya

Yefta menyebut TUHAN sebagai hakim, tetapi ia sendiri akan menjadi hakim bagi Israel, menunjukkan bahwa kepemimpinan spiritual dan politis sering bertumpuk pada satu orang.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 11:27

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 11:27

✕  Sering dikira

Yefta mengancam akan mengutuk raja Amon.

✓  Yang sebenarnya

Yefta menyerahkan keputusan kepada Tuhan, bukan mengutuk langsung.

✕  Sering dikira

Ayat ini menunjukkan bahwa Yefta ragu akan kemenangannya.

✓  Yang sebenarnya

Yefta percaya bahwa Tuhan akan memihak yang benar, dan ia siap berperang.

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 11:27

Ketika dituduh atau diserang tanpa alasan, kita bisa belajar dari Yefta: tetap tenang, jaga integritas, dan serahkan pembelaan kita kepada Tuhan yang maha tahu.

Tuhan Hakim yang adil, aku percaya bahwa Engkau membela orang yang benar. Berikan aku damai sejahtera di tengah konflik ini. Amin.