Raja Amon Menolak Tawaran Damai

Hakim-hakim 11:28

Yefta: Dari Buangan Menjadi Hakim

Akan tetapi, Raja Amon tidak mengindahkan perkataan yang disampaikan kepadanya oleh utusan-utusan Yefta.

Hakim-hakim 11:28 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 11:28?

Raja Amon menolak untuk mendengarkan penjelasan Yefta, menunjukkan bahwa ia telah memutuskan untuk berperang tanpa mempertimbangkan fakta. Ini menegaskan bahwa perdamaian tidak selalu dapat dicapai.

Latar belakang

Penolakan yang Disayangkan

Raja Amon menolak argumen Yefta yang logis dan historis. Yefta sudah mencoba menyelesaikan konflik secara damai, tetapi raja tetap memilih perang.

Di mana

Tanah Gilead

Wilayah pegunungan di timur sungai Yordan

Kapan

~1100 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Yefta utus pesuruh
Roh TUHAN turun
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Kitab Hakim-hakim

nabi/anonym, menyusun sejarah Israel

P

Kepada

Pembaca Israel

umat Tuhan yang perlu belajar dari masa lalu

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁמַע

shama · mengindahkan

mendengarkan dengan perhatian dan ketaatan

דָּבָר

davar · perkataan

kata-kata, pesan, atau firman

מַלְאָךְ

mal'akh · utusan

pesuruh, malaikat, atau wakil

Raja Amon tidak 'shama' (mendengar) 'davar' (perkataan) yang disampaikan oleh 'mal'akh' (utusan) Yefta. Ini menekankan bahwa menolak mendengar pesan damai bisa berakibat fatal.

Tahukah kamu

Perundingan yang Gagal

Yefta memberikan penjelasan panjang tentang sejarah kepemilikan tanah, tetapi raja Amon tidak peduli. Ini menunjukkan bahwa kadang musuh tidak mau mendengar alasan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 11:28

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 11:28

✕  Sering dikira

Menganggap kegagalan diplomasi berarti Yefta kurang bijak.

✓  Yang sebenarnya

Yefta sudah berusaha damai, tetapi musuh menolak; kadang perang tak terhindarkan.

✕  Sering dikira

Menyalahkan Tuhan karena raja tidak mau mendengar.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan memberi kebebasan pada manusia; penolakan raja adalah tanggung jawabnya sendiri.

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 11:28

Tidak semua usaha untuk berdamai akan diterima. Terkadang kita harus menerima bahwa konflik tidak bisa dihindari, dan kita harus berjuang dengan cara yang benar.

Tuhan, berikan aku keberanian untuk menghadapi penolakan, dan kebijaksanaan untuk tahu kapan harus terus berjuang demi kebenaran. Amin.