Logika berbalik: Kamos vs Yahweh

Hakim-hakim 11:23

Yefta dan Janji yang Berat

PerikopPesan Yefta kepada Raja Amon · Hakim-hakim 11:12-28 →
“Sekarang, sesudah TUHAN, Allah Israel, mengusir orang Amori bagi umat-Nya, Israel, apakah engkau ingin memilikinya?”

Hakim-hakim 11:23 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 11:23?

Yefta berargumen bahwa Tuhan telah mengusir orang Amori dari tanah itu untuk Israel, jadi Israel berhak memilikinya. Pertanyaan retorisnya menegaskan bahwa kepemilikan tanah itu berasal dari Tuhan.

Latar belakang

Tantangan teologis

Yefta mengajukan argumen yang tajam: jika Kamos, ilah orang Amon, memberikan tanah kepada mereka, maka Yahweh, Allah Israel, juga berhak memberikan tanah kepada umat-Nya. Ini adalah pembelaan berdasarkan logika agama kuno.

Di mana

Mizpa, Gilead

Di perkemahan Israel, sebelum berperang

Kapan

~1100 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Israel menduduki tanah Amori
Yefta menang atas Amon
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yefta

Pemimpin Gilead, mantan buangan, pahlawan perang

R

Kepada

Raja Amon

Raja bani Amon, penuntut tanah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יָרַשׁ

yarash · mengusir

menyuruh pergi, mengambil alih

יָרַשׁ

yarash · memiliki

mendapatkan sebagai warisan

נָתַן

natan · memberi

memberikan, menyerahkan

Yefta menggunakan kata yang sama (yarash) untuk tindakan dewa-dewa, menunjukkan bahwa setiap bangsa percaya dewa mereka memberi tanah. Ia menyiratkan Yahweh tidak kalah kuasa.

Tahukah kamu

Kamos, dewa Moab

Menariknya, Kamos sebenarnya adalah dewa orang Moab, bukan Amon. Yefta mungkin mencampuradukkan atau menggunakan istilah umum untuk dewa-dewa tetangga.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 11:23

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 11:23

✕  Sering dikira

Yefta mengakui Kamos sebagai allah yang nyata.

✓  Yang sebenarnya

Yefta berbicara secara hipotetis untuk menyindir; ia tidak menyembah Kamos.

✕  Sering dikira

Ayat ini mengajarkan politeisme (banyak allah yang sah).

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini hanya memakai logika pihak lain; bagi penulis Alkitab, TUHAN adalah Allah yang benar.

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 11:23

Kita tidak perlu mempertahankan apa yang Tuhan berikan dengan rasa takut, karena Dia yang memberi, Dia juga yang memelihara. Percayalah bahwa panggilan dan hak kita berasal dari Tuhan.

Tuhan, mampukan kami untuk berdiri teguh dalam kebenaran yang Engkau berikan, tanpa ragu, sebab Engkaulah sumber segala hak kami. Amin.