Yefta Mengirim Utusan Kedua
Hakim-hakim 11:14
Yefta Bernegosiasi dengan Raja Amon
“Sekali lagi, Yefta mengirim beberapa pesuruh kepada raja orang Amon”Hakim-hakim 11:14 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu Yefta mengirim pula utusan kepada raja bani Amon”Hakim-hakim 11:14 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu Yefta mengutus lagi orang-orang kepada raja Amon”Hakim-hakim 11:14 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Utusan-utusan Yefta kembali kepada Yefta dan menyampaikan pesan raja Amon. Lalu Yefta mengutus mereka lagi kepada raja Amon untuk menjawabnya.”Hakim-hakim 11:14 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Jephthah sent messengers again unto the king of the children of Ammon:”Hakim-hakim 11:14 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 11:14?
Yefta tidak langsung berperang, tapi mengirim utusan lagi untuk berunding dengan raja Amon. Ini menunjukkan usaha diplomasi sebelum konflik, mencerminkan sikap yang mengutamakan perdamaian.
Latar belakang
Yefta Menanggapi dengan Diplomasi
Yefta mengirim utusan lagi kepada raja Amon untuk memberikan penjelasan historis dan teologis. Ia tidak langsung berperang, tetapi mencoba menyelesaikan dengan argumen.
Di mana
Mizpa, Gilead
Di perkemahan Israel · siang hari
Kapan
~1100 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Yefta
Pemimpin Gilead, pahlawan yang diangkat Tuhan.
Kepada
Raja Amon
Penguasa Amon yang menuntut tanah Israel.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עוֹד
od · sekali lagi
lagi, berulang kali
שָׁלַח
shalach · mengirim
mengutus, menyuruh pergi
מַלְאָךְ
mal'ak · utusan
pesuruh, malaikat, atau delegasi
Kata 'mal'ak' bisa berarti 'malaikat', tetapi di sini berarti utusan manusia, menunjukkan peran Yefta sebagai pemimpin yang bernegosiasi.
Tahukah kamu
Strategi Diplomatik
Yefta menunjukkan kebijaksanaan dengan bernegosiasi sebelum perang, berbeda dari banyak hakim lain yang langsung bertempur.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 11:14
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 11:14
✕ Sering dikira
Menganggap Yefta menyerah pada tuntutan raja.
✓ Yang sebenarnya
Yefta tidak menyerah; ia membantah klaim dengan argumen.
✕ Sering dikira
Mengira Yefta mengirim utusan karena takut.
✓ Yang sebenarnya
Yefta mengirim utusan untuk menunjukkan kebenaran, bukan karena takut.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 11:14
Dalam konflik, penting untuk mencoba dialog lebih dulu, bukan langsung bertengkar. Yefta mengajarkan kita untuk memberi kesempatan kedua pada komunikasi yang jernih.
Ya Tuhan, ajari aku untuk selalu mengupayakan damai sebelum bertengkar, amin.