Keluarga Yair yang Makmur
Hakim-hakim 10:4
Tola dan Yair: Hakim-Hakim Israel
“Dia memiliki tiga puluh anak laki-laki yang menunggangi tiga puluh keledai jantan dan mempunyai 30 kota yang sampai hari ini disebut Hawot-Yair, di tanah Gilead.”Hakim-hakim 10:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ia mempunyai tiga puluh anak laki- laki, yang mengendarai tiga puluh ekor keledai jantan, dan mereka mempunyai tiga puluh kota, yang sampai sekarang disebutkan orang Hawot-Yair, di tanah Gilead.”Hakim-hakim 10:4 · TB
Terjemahan Baru
“Anaknya yang laki-laki ada tiga puluh orang. Mereka mempunyai tiga puluh ekor keledai tunggangan dan tiga puluh desa di daerah Gilead. Desa-desa itu masih disebut desa-desa Yair.”Hakim-hakim 10:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Yair memiliki tiga puluh anak laki-laki. Mereka masing-masing memiliki keledai tunggangan sendiri-sendiri. Setiap anak lelaki Yair juga memimpin sebuah kota di Gilead. Sampai saat kitab ini ditulis ketigapuluh kota itu disebut Permukiman Kaum Yair.”Hakim-hakim 10:4 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he had thirty sons that rode on thirty ass colts, and they had thirty cities, which are called Havothjair unto this day, which are in the land of Gilead.”Hakim-hakim 10:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 10:4?
Hakim-hakim 10:4 menggambarkan Yair sebagai orang yang sangat diberkati dengan 30 anak laki-laki, yang memiliki 30 keledai jantan dan 30 kota di Gilead, yang disebut Hawot-Yair. Ini menunjukkan kekayaan dan pengaruhnya sebagai pemimpin yang diberikan Tuhan.
Latar belakang
Kemakmuran Yair
Yair, hakim dari Gilead, memiliki tiga puluh anak laki-laki yang masing-masing menunggangi keledai jantan—tanda status dan kekayaan. Mereka juga memiliki tiga puluh kota yang disebut Hawot-Yair, yang masih dikenal sampai zaman penulis.
Di mana
Gilead
Wilayah pegunungan di timur sungai Yordan
Kapan
~1080 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Penulis Kitab Hakim-hakim
Tradisi Yahudi, mungkin Samuel atau nabi lain, ~1000 SM
Kepada
Pembaca Israel
Umat Allah yang perlu diingatkan akan kesetiaan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שְׁלֹשִׁים
sheloshim · tiga puluh
Angka tiga puluh, melambangkan kelengkapan atau jumlah yang besar.
בָּנִים
banim · anak laki-laki
Keturunan laki-laki, sering kali menunjukkan garis keturunan dan warisan.
עָרִים
arim · kota
Kota-kota, pusat pemerintahan dan perlindungan.
Ketiga kata ini menekankan berkat Tuhan yang melimpah—jumlah anak, kekayaan, dan wilayah—namun juga menjadi batu loncatan untuk kebanggaan yang akhirnya menjauhkan Israel.
Tahukah kamu
Keledai sebagai Simbol Status
Di zaman kuno, menunggangi keledai jantan adalah tanda kebangsawanan, seperti halnya mobil mewah hari ini. Hakim-hakim 10:4 mencatat ini untuk menunjukkan kemuliaan keluarga Yair.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 10:4
Ulangan 8:18
Sumber kekayaan
“Tetapi haruslah engkau ingat kepada TUHAN, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan.”
Mazmur 127:3
Anak sebagai berkat
“Sesungguhnya, anak-anak lelaki adalah milik pusaka dari pada TUHAN.”
Hakim-hakim 5:10
Simbol status
“Kamu yang menunggang keledai betina putih, kamu yang duduk di atas permadani, dan kamu yang berjalan di jalan, pikirkanlah!”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 10:4
✕ Sering dikira
Menganggap setiap anak Yair juga menjadi hakim atau pemimpin militer.
✓ Yang sebenarnya
Teks hanya menyebut mereka memiliki kota dan keledai, bukan jabatan resmi.
✕ Sering dikira
Mengira kota-kota itu dinamai oleh Yair sendiri.
✓ Yang sebenarnya
Nama Hawot-Yair diberikan kemudian, mungkin oleh penduduk setempat, untuk menghormati warisannya.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 10:4
Ketika Tuhan memberkati kita dengan keluarga dan harta, itu adalah anugerah. Namun, ingatlah bahwa berkat itu juga tanggung jawab untuk memimpin dan memengaruhi orang lain dengan kasih. Jangan sombong karena pemberian Tuhan.
Bapa, aku bersyukur atas semua berkat yang Kau berikan. Ajari aku untuk menggunakannya dengan bijak dan untuk memuliakan-Mu, bukan untuk kesombongan. Amin.