Sukacita dalam Allah

Habakuk 3:18

Allah Sumber Sukacita

PerikopDoa Habakuk · Habakuk 3:1-19 →
“Namun, aku akan bersukacita dalam TUHAN, bergembira dalam Allah keselamatanku.””

Habakuk 3:18 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Habakuk 3:18?

Ini adalah pernyataan iman yang menjadi klimaks: sekalipun tidak ada buah, ternak, atau hasil ladang, Habakuk memilih untuk bersukacita dalam TUHAN dan bergembira dalam Allah yang menyelamatkan. Kebahagiaan sejati tidak bergantung pada berkat materi, tetapi pada hubungan dengan Tuhan.

Latar belakang

Keputusan Sukacita

Habakuk membuat keputusan sadar: 'aku akan bersukacita'. Ini bukan perasaan, melainkan pernyataan iman yang berani. Ia menggantungkan sukacitanya pada Allah yang menyelamatkan, bukan pada hasil panen atau kestabilan politik.

Di mana

Yehuda

Momen refleksi dan penyembahan

Kapan

~600 SM

Menjelang pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Serangan Babel mengancam
Pembuangan Yehuda dimulai
Kamu di sini
H

Yang berbicara

Habakuk

Nabi yang menemukan sukacita sejati

U

Kepada

Umat yang Sekarat

Mereka yang kehilangan harapan dunia

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

גִּיל

gil · bergembira

Berpusing-pusing, menari dengan gembira; sukacita yang meluap ke gerakan fisik

יֵשַׁע

yesha · Allah keselamatanku

Penyelamatan, kelepasan, kemenangan

אֲנִי

ani · aku

Diri sendiri; penekanan pada pribadi yang paling dalam

'Gil' berarti sukacita yang menular, seperti tarian. Dengan menggabungkan 'yesha' (keselamatan), Habakuk menunjukkan bahwa sukacita bahkan di tengah kehancuran berakar pada Allah yang menyelamatkan, bukan pada situasi.

Tahukah kamu

Kata Kerja Tegas

Kata 'aku akan' dalam bahasa Ibrani menunjukkan tekad yang kuat, hampir seperti sumpah. Dalam bentuk ini, ini adalah deklarasi yang disengaja, bukan spontan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Habakuk 3:18

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Habakuk 3:18

✕  Sering dikira

Ini berarti kita harus selalu tersenyum dan bersikap positif.

✓  Yang sebenarnya

Sukacita ini adalah respons iman, bukan penyangkalan terhadap kesedihan.

✕  Sering dikira

'Allah keselamatanku' hanya merujuk pada keselamatan akhirat.

✓  Yang sebenarnya

Keselamatan di sini mencakup pembebasan secara menyeluruh, termasuk dari musuh dan penderitaan.

Renungan

Renungan Singkat Habakuk 3:18

Sukacita sejati bukan tergantung pada apa yang kita miliki, tetapi pada siapa kita percaya. Saat semua hal di sekitar tampak suram, kita masih bisa memilih untuk bersukacita karena Tuhan adalah keselamatan kita.

Bapa, aku bersukacita bukan karena keadaan, tetapi karena Engkau adalah Allah keselamatanku. Amin.