Penantian yang Gentar
Habakuk 3:16
Gentar tapi Setia
“Ketika aku mendengarnya, hatiku gemetar, bibirku bergetar mendengar bunyinya. Kebusukan memasuki tulang-tulangku, di tempatku berdiri aku gemetar. Sebab, dengan diam-diam aku menunggu hari kesesakan yang akan menimpa bangsa-bangsa yang akan menyerang kita.””Habakuk 3:16 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ketika aku mendengarnya, gemetarlah hatiku, mendengar bunyinya, menggigillah bibirku; tulang- tulangku seakan-akan kemasukan sengal, dan aku gemetar di tempat aku berdiri; namun dengan tenang akan kunantikan hari kesusahan, yang akan mendatangi bangsa yang bergerombolan menyerang kami.”Habakuk 3:16 · TB
Terjemahan Baru
“Mendengar itu, hatiku gentar dan bibirku bergetar. Aku menjadi lemah tanpa kekuatan, kakiku tersandung, di mana pun aku berjalan. Aku akan menunggu dengan tenang hukuman Allah atas para penyerang.”Habakuk 3:16 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“When I heard, my belly trembled; my lips quivered at the voice: rottenness entered into my bones, and I trembled in myself, that I might rest in the day of trouble: when he cometh up unto the people, he will invade them with his troops.”Habakuk 3:16 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Habakuk 3:16?
Habakuk menggambarkan responsnya terhadap visi kedahsyatan Tuhan: tubuhnya gemetar, bibir bergetar, tulang-tulangnya seperti membusuk. Namun di tengah ketakutan itu, dia memilih untuk menunggu dengan diam-diam hari kesesakan yang akan menimpa bangsa penyerang. Ini adalah sikap merendah dan percaya.
Latar belakang
Gentar yang Menghasilkan Iman
Habakuk mendengar kabar tentang kedatangan Allah yang dahsyat, dan tubuhnya gemetar. Namun, dalam ketakutan itu, ia memilih untuk menunggu dengan tenang hari penghukuman yang akan menimpa bangsa penyerang.
Di mana
Yerusalem
Dalam doa, merenungkan penglihatan
Kapan
~600 SM
Menjelang pembuangan Babel
Yang berbicara
Habakuk
Nabi, setia di tengah kegelisahan
Kepada
Pembaca
Umat yang bergumul dengan keadilan Allah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רָגַז
ragaz · gemetar
Getar, gempa, terguncang karena emosi kuat
שָׂפָה צָלַל
safah tsalal · Bibirku bergetar
Bibir yang menggumam atau bergetar, ekspresi ketakutan
קָוָה
qavah · menunggu
Menanti dengan harapan, memilin tali (mengharap dengan teguh)
Ketakutan yang jujur diakui, namun 'qavah' menunjukkan harapan yang aktif, bukan pasif. Gentar tidak melumpuhkan, justru menjadi tempat lahirnya iman.
Tahukah kamu
Efek Fisik Ketakutan
Dalam budaya Ibrani, menggambarkan gemetar sampai 'busuk di tulang' adalah hiperbola untuk menunjukkan ketakutan yang luar biasa, hampir seperti menggigil kedinginan yang hebat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Habakuk 3:16
Yesaya 21:3
Kengerian melihat penghakiman
“Sebab itu pinggangku penuh kejang-kejang, dan sakit mulas menimpa aku seperti sakit mulas perempuan yang melahirkan.”
Mazmur 37:7
Menanti dengan tenang
“Berdiam dirilah di hadapan TUHAN dan nantikanlah Dia dengan sabar.”
2 Petrus 3:12
Penantian akan hari TUHAN
“sambil menantikan dan mempercepat kedatangan hari Allah.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Habakuk 3:16
✕ Sering dikira
Ketakutan Habakuk berarti ia kurang percaya.
✓ Yang sebenarnya
Ketakutan adalah reaksi alami manusia, dan justru di tengahnya ia menunjukkan kepercayaan.
✕ Sering dikira
'Hari kesesakan' adalah hari kehancuran umat Allah.
✓ Yang sebenarnya
Itu adalah hari kehancuran bangsa penyerang, bukan umat Allah.
Renungan
Renungan Singkat Habakuk 3:16
Ketakutan adalah reaksi manusiawi ketika menghadapi hal-hal yang mengerikan. Namun, seperti Habakuk, kita bisa memilih untuk diam dan menunggu Tuhan bekerja, bukan panik atau mencoba mengendalikan keadaan sendiri.
Ya Allah, di tengah ketakutanku, ajari aku untuk diam dan menunggu dengan tenang akan pertolongan-Mu. Amin.