Ezra 9:7
“Sejak zaman nenek moyang kami sampai hari ini, kesalahan kami sangatlah besar. Karena kesalahan-kesalahan kami itu, kami, para raja, dan imam-imam kami diserahkan ke dalam tangan raja-raja di negeri itu, kepada pedang, penangkapan, perampasan, dan penghinaan seperti saat ini.”Ezra 9:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dari zaman nenek moyang kami sampai hari ini kesalahan kami besar, dan oleh karena dosa kami maka kami sekalian dengan raja-raja dan imam-imam kami diserahkan ke dalam tangan raja-raja negeri, ke dalam kuasa pedang, ke dalam penawanan dan penjarahan, dan penghinaan di depan umum, seperti yang terjadi sekarang ini.”Ezra 9:7 · TB
Terjemahan Baru
“Sejak zaman leluhur kami sampai sekarang, kami umat-Mu berdosa kepada-Mu. Itu sebabnya kami, para raja serta para imam kami telah dikalahkan oleh raja-raja asing. Kami dibunuh, dirampok dan diangkut sebagai tawanan. Kami telah dihina habis-habisan, seperti keadaannya pada hari ini.”Ezra 9:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sejak zaman nenek moyang kami sampai sekarang, kami terlalu banyak berbuat dosa terhadap Engkau. Itulah sebabnya, sejak dulu, rakyat Israel serta para raja dan imam kami terus dibunuh, dirampok, juga ditawan ke negeri musuh, seperti yang masih kami alami sekarang.”Ezra 9:7 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Since the days of our fathers have we been in a great trespass unto this day; and for our iniquities have we, our kings, and our priests, been delivered into the hand of the kings of the lands, to the sword, to captivity, and to a spoil, and to confusion of face, as it is this day.”Ezra 9:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ezra 9:7?
Ezra 9:7 mengakui bahwa sejak zaman nenek moyang sampai sekarang, bangsa Israel terus berbuat salah. Akibatnya, mereka mengalami hukuman berupa penjajahan, kekerasan, dan penghinaan. Ini menunjukkan bahwa dosa memiliki konsekuensi nyata yang dirasakan turun-temurun.
Renungan
Renungan Singkat Ezra 9:7
Ingatlah bahwa dosa bukan hanya urusan pribadi, tapi bisa berdampak pada keluarga dan orang-orang di sekitar kita. Mari periksa hidup kita: adakah kebiasaan atau pilihan yang sedang membawa masalah bagi diri sendiri dan orang lain? Beranilah untuk mengaku dan berubah.
Tuhan, ampuni aku jika aku terus hidup dalam dosa yang sama seperti nenek moyangku, dan ubahlah aku agar tidak mewariskan kebiasaan buruk kepada generasi berikutnya. Amin.