Imam dan Lewi Menahirkan Diri
Ezra 6:20
Kesiapan Rohani Menyambut Paskah
“Para imam dan orang Lewi telah bersama-sama menahirkan diri mereka; mereka semua telah tahir. Kemudian, mereka menyembelih kurban Paskah untuk semua orang buangan itu, untuk saudara-saudara mereka, yaitu para imam, dan untuk diri mereka sendiri.”Ezra 6:20 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Karena para imam dan orang-orang Lewi bersama-sama mentahirkan diri, sehingga tahirlah mereka sekalian. Demikianlah mereka menyembelih anak domba Paskah bagi semua orang yang pulang dari pembuangan, dan bagi saudara-saudara mereka, yakni para imam, dan bagi dirinya sendiri.”Ezra 6:20 · TB
Terjemahan Baru
“Semua imam dan orang Lewi telah melakukan upacara pembersihan diri sehingga dianggap bersih. Kemudian orang-orang Lewi itu menyembelih binatang-binatang untuk kurban Paskah bagi para imam, bagi mereka sendiri dan semua orang bekas buangan lainnya.”Ezra 6:20 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Semua imam dan orang Lewi sudah mengikuti upacara penyucian diri. Para pelayan dari suku Lewi menyembelih semua binatang kurban Paskah untuk seluruh keluarga yang sudah kembali dari pembuangan, juga untuk para imam dan diri mereka sendiri.”Ezra 6:20 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For the priests and the Levites were purified together, all of them were pure, and killed the passover for all the children of the captivity, and for their brethren the priests, and for themselves.”Ezra 6:20 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ezra 6:20?
Para imam dan orang Lewi menahirkan diri dan menyembelih kurban Paskah untuk semua orang buangan, termasuk untuk saudara-saudara mereka dan diri mereka sendiri. Ini menunjukkan kebersamaan dan tanggung jawab dalam memimpin ibadah.
Latar belakang
Imam dan Lewi bersiap
Para imam dan orang Lewi menahirkan diri mereka sebagai persiapan untuk menyembelih kurban Paskah. Mereka bertindak sebagai satu kesatuan, menunjukkan keseragaman dalam pelayanan.
Di mana
Yerusalem
Di area Bait Allah, sebelum penyembelihan Paskah
Kapan
~515 SM
Pemulihan Yehuda
Yang berbicara
Penulis Ezra
Imam yang memandang pentingnya kesucian
Kepada
Pembaca Kitab Ezra
Orang yang belajar tentang ibadah yang benar
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
טָהֵר
taher · menahirkan
menjadi bersih, suci (secara ritual)
כֹּהֵן
kohen · imam
imam, keturunan Harun yang bertugas di bait suci
לֵוִי
levi · Lewi
suku Lewi, yang ditugaskan membantu para imam
Kesucian bukan status otomatis, melainkan tindakan aktif. 'Taher' menunjukkan proses yang harus dijalani agar bisa melayani dengan benar.
Tahukah kamu
Penahiran itu penting
Dalam tradisi Yahudi, penahiran melibatkan pembasuhan tubuh dan pakaian, serta menghindari kontak dengan hal-hal najis, untuk layak melayani di hadapan Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ezra 6:20
Imamat 22:3
pentingnya kesucian imam
“Katakanlah kepada mereka: Setiap orang dari keturunanmu sepanjang keturunanmu yang menghampiri persembahan-persembahan kudus yang dikhususkan oleh orang Israel bagi TUHAN, sedang ia dalam keadaan najis, maka orang itu akan dilenyapkan dari hadapan-Ku.”
Bilangan 9:6
penahiran untuk Paskah
“Tetapi ada beberapa orang yang najis karena mayat, sehingga tidak dapat merayakan Paskah pada hari itu.”
2 Tawarikh 30:17
peran Lewi menahirkan
“Sebab ada banyak di antara jemaah yang tidak menguduskan diri, sehingga orang Lewi harus menyembelih domba Paskah bagi setiap orang yang tidak tahir untuk menguduskannya bagi TUHAN.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ezra 6:20
✕ Sering dikira
Hanya para imam yang harus menahirkan diri, bukan orang Lewi.
✓ Yang sebenarnya
Ayat menyebut keduanya: para imam dan orang Lewi sama-sama menahirkan diri.
✕ Sering dikira
Mereka menahirkan diri setelah menyembelih korban.
✓ Yang sebenarnya
Urutannya jelas: mereka menahirkan diri terlebih dahulu, lalu menyembelih kurban.
Renungan
Renungan Singkat Ezra 6:20
Dalam pelayanan, penting untuk menjaga kekudusan dan melayani sesama dengan tulus. Kita dipanggil untuk mempersiapkan diri secara rohani dan membantu orang lain mengalami Tuhan, bukan hanya untuk kepentingan sendiri.
Bapa, murnikan hatiku dan pakailah aku untuk melayani orang lain dengan kasih-Mu, seperti para imam yang melayani umat-Mu. Amin.