Tangisan Para Tua-tua
Ezra 3:12
Pembangunan Kembali Mezbah dan Fondasi Bait Allah
“Akan tetapi, banyak imam, orang-orang Lewi, dan para kepala kaum keluarga, yaitu para tua-tua yang melihat Bait yang pertama, menangis dengan suara keras ketika fondasi Bait Allah diletakkan di depan mata mereka, meskipun banyak orang bersorak-sorai dengan nyaring karena gembira.”Ezra 3:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi banyak di antara para imam, orang-orang Lewi dan kepala-kepala kaum keluarga, orang tua-tua yang pernah melihat rumah yang dahulu, Ezra 3.13–4.3 13 menangis dengan suara nyaring, ketika perletakan dasar rumah ini dilakukan di depan mata mereka, sedang banyak orang bersorak-sorai dengan suara nyaring karena kegirangan.”Ezra 3:12 · TB
Terjemahan Baru
“Banyak di antara para imam, orang-orang Lewi dan kepala-kepala kaum yang sudah lanjut umurnya pernah melihat Rumah TUHAN yang dahulu. Ketika mereka menyaksikan peletakkan pondasi Rumah TUHAN yang ini, menangislah mereka keras-keras. Tetapi orang-orang lain yang hadir di situ bersorak-sorai kegirangan,”Ezra 3:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sebagian besar imam dan orang Lewi serta para kepala keluarga yang dahulu pernah melihat bangunan rumah TUHAN yang pertama menangis keras-keras waktu mereka menyaksikan peletakan pondasi rumah TUHAN yang baru ini, tetapi generasi baru yang tidak mengetahui bangunan yang dulu pun tetap bersorak-sorak dengan penuh sukacita.”Ezra 3:12 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But many of the priests and Levites and chief of the fathers, who were ancient men, that had seen the first house, when the foundation of this house was laid before their eyes, wept with a loud voice; and many shouted aloud for joy:”Ezra 3:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ezra 3:12?
Ayat ini menunjukkan bahwa para tua-tua yang pernah melihat Bait Suci yang pertama menangis dengan suara keras ketika fondasi bait yang baru diletakkan, karena mereka teringat kejayaan yang lama dan merasakan perbedaan yang besar. Sementara banyak orang muda bersorak-sorai karena gembira. Ini menggambarkan campuran emosi antara duka dan sukacita dalam pemulihan.
Latar belakang
Campur Tangis dan Sorak
Para tua-tua yang pernah melihat Bait Suci pertama (yang megah) menangis saat fondasi yang baru diletakkan, karena bangunan ini jauh lebih sederhana. Sementara itu, generasi muda bersorak gembira, sehingga terjadi campur aduk suara.
Di mana
Yerusalem
Di area Bait Allah, dekat fondasi yang baru diletakkan
Kapan
~536 SM
Pembuangan dan Pemulihan
Yang berbicara
Penulis Ezra
Ahli Taurat dan imam, pemimpin kembali dari pembuangan
Kepada
Pembaca kitab Ezra
Komunitas umat Israel yang kembali dari pembuangan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
זָקֵן
zaqen · tua-tua
orang tua, tua-tua, pemimpin
בָּכָה
bakah · menangis
menangis, meratap
רָאָה
ra'ah · melihat
melihat, memandang, mengalami
Kata 'melihat' di sini berarti mengalami kemuliaan Bait Suci pertama, sehingga tangisan mereka adalah ekspresi duka karena kehilangan dan perbandingan, bukan kurang iman.
Tahukah kamu
Bait Suci Kedua Lebih Sederhana
Bait Suci kedua (yang dibangun Ezra) memang lebih kecil dan kurang megah dibandingkan Bait Suci Salomo, namun nabi Hagai menubuatkan bahwa kemuliaan-Nya akan lebih besar (Hagai 2:9).
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ezra 3:12
Hagai 2:3
Perbandingan Bait
“Siapakah di antara kamu yang masih tinggal yang pernah melihat rumah ini dalam kemuliaannya yang dahulu? Dan bagaimanakah kamu melihatnya sekarang? Bukankah itu seperti tidak ada artinya?”
Mazmur 126:5
Air mata dan sorak
“Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai.”
Yesaya 66:10
Campur sukacita dan kabung
“Bergembiralah bersama-sama Yerusalem, bersorak-soraklah karenanya, hai semua orang yang mencintainya! Bersukacitalah bersama-sama dia, hai semua orang yang berkabung karenanya!”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ezra 3:12
✕ Sering dikira
Menangis berarti tidak percaya pada janji Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Tangisan adalah respons wajar atas kehilangan, tetapi mereka tetap melanjutkan pembangunan.
✕ Sering dikira
Semua orang tua menangis, semua muda bersorak.
✓ Yang sebenarnya
Teks menyebut banyak imam dan tua-tua, tapi tidak mengecualikan yang lain.
Renungan
Renungan Singkat Ezra 3:12
Kita perlu mengakui bahwa setiap orang memiliki pengalaman dan perasaan yang berbeda dalam perjalanan iman. Ketika ada yang bersukacita, ada yang mungkin berduka karena kehilangan masa lalu. Sebagai komunitas, kita harus saling memahami dan menghargai perasaan tersebut, sambil tetap bersyukur atas karya Tuhan saat ini.
Tuhan, mampukan kami untuk peka terhadap perasaan orang lain, dan beri kami hikmat untuk merespon dengan kasih, baik dalam sukacita maupun dukacita. Amin.