Nyanyian dan Sorak-sorai
Ezra 3:11
Pembangunan Kembali Mezbah dan Fondasi Bait Allah
PerikopPembangunan Bait TUHAN Dimulai · Ezra 3:7-13 →“Mereka bernyanyi berbalas-balasan sambil memuji dan mengucap syukur kepada TUHAN, “Sebab Dia baik, sesungguhnya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya atas Israel.” Semua orang bersorak dengan suara nyaring ketika mereka memuji TUHAN, sebab fondasi Bait Allah sudah diletakkan.”Ezra 3:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Secara berbalas-balasan mereka menyanyikan bagi TUHAN nyanyian pujian dan syukur: "Sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya kepada Israel!" Dan seluruh umat bersorak-sorai dengan nyaring sambil memuji-muji TUHAN, oleh karena dasar rumah TUHAN telah diletakkan.”Ezra 3:11 · TB
Terjemahan Baru
“Rakyat menyanyikan puji-pujian bagi TUHAN, sambil mengulang-ulang bagiannya yang terakhir, demikian bunyinya, "TUHAN itu baik; dan kasihnya kepada Israel kekal abadi." Seluruh rakyat ikut bersorak dan memuji TUHAN, sebab pondasi Rumah TUHAN sudah diletakkan.”Ezra 3:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Mereka bersyukur kepada TUHAN dan menyanyi bersahut-sahutan,“TUHAN itu baik! Sesungguhnya kasih dan kesetiaan-Nya tetap ada bagi kita sampai selama-lamanya!” Seluruh rakyat bersorak dengan nyaring karena bersukacita melihat pondasi rumah TUHAN sudah diletakkan.”Ezra 3:11 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And they sang together by course in praising and giving thanks unto the LORD; because he is good, for his mercy endureth for ever toward Israel. And all the people shouted with a great shout, when they praised the LORD, because the foundation of the house of the LORD was laid.”Ezra 3:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ezra 3:11?
Ayat ini menceritakan bahwa umat bernyanyi dengan pujian dan ucapan syukur kepada Tuhan, mengakui bahwa kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan semua orang bersorak dengan nyaring karena fondasi Bait Allah telah diletakkan. Ini merupakan puncak sukacita karena Tuhan telah memulihkan umat-Nya dan memulai pembangunan kembali tempat ibadah.
Latar belakang
Sorak-sorai Sukacita
Orang Lewi memimpin nyanyian pujian, dan seluruh umat merespons dengan sorak nyaring karena fondasi telah diletakkan. Ini adalah momen sukacita besar, meskipun ada juga yang menangis.
Di mana
Yerusalem
Di dekat fondasi Bait Allah, terbuka
Kapan
~536 SM
Pembuangan dan Pemulihan
Yang berbicara
Paduan suara orang Lewi
Keturunan Asaf, ditugaskan memuji Tuhan
Kepada
Seluruh umat Israel
Orang-orang yang berkumpul di Yerusalem
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
טוֹב
tov · baik
baik, indah, menyenangkan
חֶסֶד
chesed · kasih setia
kasih setia, kesetiaan, kebaikan yang bertahan
רָנַן
ranan · sorak
bersorak, berseru nyaring karena sukacita
Ketiga kata ini menekankan bahwa pujian umat berpusat pada kebaikan dan kasih setia Tuhan yang kekal, yang memicu respons sukacita yang nyaring dan spontan.
Tahukah kamu
Bernyanyi Berbalas-balasan
Frasa 'bernyanyi berbalas-balasan' dalam bahasa Ibrani adalah 'anah', yang berarti 'menjawab'. Ini menunjukkan bentuk nyanyian antifonal, di mana dua kelompok saling bergantian menyanyi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ezra 3:11
Mazmur 100:5
Sama persis
“Sebab TUHAN itu baik; kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun.”
Mazmur 136:1
Refrain kasih setia
“Bersyukurlah kepada TUHAN sebab Dia baik! Bahwa untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.”
Yesaya 12:6
Sukacita di Sion
“Bersorak-soraklah dan bernyanyilah, hai penduduk Sion, sebab besar di tengah-tengahmu Yang Mahakudus, Allah Israel.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ezra 3:11
✕ Sering dikira
Mengira semua orang bersorak tanpa ada yang menangis.
✓ Yang sebenarnya
Ayat 12-13 menjelaskan ada tangisan dan sorak bercampur, menunjukkan campuran emosi.
✕ Sering dikira
Menganggap pujian hanya untuk mereka yang merasa hebat.
✓ Yang sebenarnya
Nyanyian ini adalah respons iman atas karya Tuhan, bukan perasaan pribadi.
Renungan
Renungan Singkat Ezra 3:11
Pujian syukur adalah respons yang tepat atas kebaikan Tuhan dalam hidup kita. Ketika kita melihat karya Tuhan di sekitar kita, kita harus berani bersorak dan bersaksi, jangan menahan sukacita. Biarlah pujian kita menjadi kesaksian bagi orang lain.
Ya Tuhan, penuhi hati kami dengan sukacita dan syukur, sehingga kami dapat memuji-Mu dengan nyaring dan bersaksi tentang kasih-Mu yang kekal. Amin.