Kembali dari Pembuangan

Ezra 2:5

Daftar Orang yang Pulang

PerikopDaftar Tawanan yang Kembali · Ezra 2:1-70 →
“keturunan Arah, 775 orang;”

Ezra 2:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ezra 2:5?

Ayat ini mencatat jumlah keturunan Arah yang kembali, yaitu 775 orang. Ini adalah bagian dari daftar panjang para pengungsi yang kembali, menunjukkan bahwa banyak dari berbagai keluarga yang kembali.

Latar belakang

Keturunan Arah

Ayat ini mencatat jumlah keturunan Arah yang kembali, yaitu 775 orang. Ini adalah bagian dari daftar keluarga yang kembali dari pembuangan Babel.

Di mana

Yerusalem

Dalam proses pendaftaran dan pencatatan

Kapan

~538 SM

Pasca-pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kepulangan dari Babel
Pembangunan Bait Allah
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Ezra

Imam dan ahli Taurat, pemimpin spiritual

O

Kepada

Orang Israel yang kembali

Komunitas yang baru pulang dari pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בְּנֵי

benei · keturunan

anak-anak dari atau keturunan

אָרַח

Arach · Arah

pengembara, jalan

שְׁבַע מֵאוֹת שִׁבְעִים וַחֲמִשָּׁה

sheva meot shiv'im vachamishah · 775 orang

jumlah laki-laki dewasa

Nama Arah berarti 'pengembara', yang sangat cocok untuk orang-orang yang kembali dari pengasingan. Kata 'keturunan' menegaskan ikatan keluarga, dan angka pastinya menunjukkan catatan yang teliti.

Tahukah kamu

Nama Arah

Nama Arah dalam bahasa Ibrani berarti 'pengembara' atau 'jalan', mencerminkan perjalanan panjang mereka.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ezra 2:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ezra 2:5

✕  Sering dikira

Mengira Arah adalah nama tempat

✓  Yang sebenarnya

Arah adalah nama keluarga atau klan, bukan lokasi.

✕  Sering dikira

Menganggap 775 orang adalah total semua yang pulang dari pembuangan

✓  Yang sebenarnya

Ini hanya jumlah dari keluarga Arah, bukan seluruh komunitas.

Renungan

Renungan Singkat Ezra 2:5

Keberagaman dalam komunitas adalah berkat. Seperti keluarga-keluarga yang berbeda bersatu, kita juga dipanggil untuk bersatu dalam perbedaan dan saling melengkapi.

Tuhan, satukan kami dalam keberagaman dan ajari kami untuk saling menghargai seperti keluarga-Mu. Amin.