Kembali dari Pembuangan

Ezra 2:4

Daftar Orang yang Pulang

keturunan Sefaca, 372 orang;

Ezra 2:4 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ezra 2:4?

Ayat ini mencatat jumlah keturunan Sefaca yang kembali, yaitu 372 orang. Setiap keluarga dicatat secara spesifik, menunjukkan ketelitian dan keteraturan dalam pemulihan bangsa.

Latar belakang

Keturunan Sefaca

Ayat ini mencatat jumlah keturunan Sefaca yang kembali, yaitu 372 orang. Ini adalah bagian dari daftar keluarga yang kembali dari pembuangan Babel untuk membangun kembali komunitas di Yehuda.

Di mana

Yerusalem

Dalam proses pendaftaran dan pencatatan

Kapan

~538 SM

Pasca-pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kepulangan dari Babel
Pembangunan Bait Allah
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Ezra

Imam dan ahli Taurat, pemimpin spiritual

O

Kepada

Orang Israel yang kembali

Komunitas yang baru pulang dari pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בְּנֵי

benei · keturunan

anak-anak dari atau keturunan

שְׁפַטְיָה

Shephatyah · Sefaca

TUHAN adalah hakim

שְׁלֹשׁ מֵאוֹת שִׁבְעִים וּשְׁנַיִם

shlosh meot shiv'im ushnayim · 372 orang

jumlah spesifik dari laki-laki dewasa

Kata 'keturunan' (benei) menekankan identitas keluarga, 'Sefaca' menyiratkan hubungan dengan Tuhan, dan angka pastinya menunjukkan kepedulian pada ketepatan dan catatan.

Tahukah kamu

Arti Nama Sefaca

Nama Sefaca dalam bahasa Ibrani berarti 'TUHAN adalah hakim' atau 'yang dihakimi TUHAN'.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ezra 2:4

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ezra 2:4

✕  Sering dikira

Mengira Sefaca adalah nama tempat atau kota

✓  Yang sebenarnya

Sefaca adalah nama keluarga atau klan, bukan lokasi geografis.

✕  Sering dikira

Menganggap hanya 372 orang yang pulang seluruhnya

✓  Yang sebenarnya

Angka 372 adalah jumlah laki-laki dewasa dari keluarga Sefaca saja, bukan total keseluruhan.

Renungan

Renungan Singkat Ezra 2:4

Detail kecil dalam hidup kita tidak luput dari perhatian Tuhan. Dia mengetahui setiap orang dan setiap perjuangan. Percayalah bahwa kita tidak pernah sendirian.

Bapa, Engkau mengenal kami satu per satu; tolong kami untuk percaya bahwa Engkau selalu memperhatikan kami. Amin.