Ratapan di Rumah Haman
Ester 6:13
Kehormatan Tak Terduga untuk Mordekhai
PerikopMordekhai Dihormati · Ester 6:1-14 →“Haman menceritakan kepada Zeresh, istrinya, dan semua temannya, segala sesuatu yang dialaminya. Orang-orangnya yang bijaksana dan Zeresh, istrinya, berkata kepadanya, “Jika Mordekhai, orang Yahudi itu, yang di hadapannya engkau sudah mulai jatuh, engkau tidak akan sanggup melawannya. Engkau pasti akan benar-benar jatuh di hadapannya.””Ester 6:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan Haman menceritakan kepada Zeresh, isterinya, dan kepada semua sahabatnya apa yang dialaminya. Maka kata para orang arif bijaksana dan Zeresh, isterinya, kepadanya: "Jikalau Mordekhai, yang di depannya engkau Ester 6.14–7.4 24 sudah mulai jatuh, adalah keturunan Yahudi, maka engkau tidak akan sanggup melawan dia, malahan engkau akan jatuh benar-benar di depannya."”Ester 6:13 · TB
Terjemahan Baru
“Kepada istri dan semua temannya ia menceritakan apa yang telah dialaminya. Kemudian istrinya dan teman-temannya yang bijaksana itu berkata kepadanya, "Engkau mulai kalah kuat dengan Mordekhai. Dia orang Yahudi dan engkau tidak akan dapat melawannya. Dia pasti akan mengalahkan engkau."”Ester 6:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kepada istri dan semua sahabatnya, Haman menceritakan apa yang sudah dialaminya. Kemudian istrinya dan para sahabatnya yang bijak berkata, “Kamu mulai kalah kuat dengan Mordekai. Kamu tidak akan mampu melawannya karena dia orang Yahudi. Dia pasti akan mengalahkanmu!””Ester 6:13 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Haman told Zeresh his wife and all his friends every thing that had befallen him. Then said his wise men and Zeresh his wife unto him, If Mordecai be of the seed of the Jews, before whom thou hast begun to fall, thou shalt not prevail against him, but shalt surely fall before him.”Ester 6:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ester 6:13?
Setelah Haman dipermalukan, istrinya dan penasihatnya melihat bahwa Mordekhai adalah orang Yahudi yang tidak bisa dikalahkan. Mereka menyadari bahwa kejatuhan Haman sudah dimulai dan dia akan benar-benar jatuh, karena Tuhan menyertai umat-Nya.
Latar belakang
Haman Pulang dengan Malu
Setelah dipaksa menghormati Mordekhai yang dibencinya, Haman pulang ke rumah dengan sedih dan menutup kepalanya sebagai tanda perkabungan atau malu. Dia menceritakan semua yang terjadi kepada istrinya, Zeresh, dan teman-temannya. Mereka merespons dengan menyatakan bahwa karena Haman mulai jatuh di hadapan Mordekhai, dia tidak akan mampu melawannya dan pasti akan jatuh.
Di mana
Susan (Susa), Persia
Di rumah Haman · siang/sore hari · setelah peristiwa pengarakan
Kapan
~480 SM
Periode Persia (setelah pembuangan)
Yang berbicara
Penulis Kitab Ester
Penulis anonim, cendekiawan Yahudi diaspora
Kepada
Pembaca / komunitas Yahudi diaspora
Orang Yahudi yang tersebar, hidup di bawah kekuasaan asing
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נָפַל
nafal · jatuh
jatuh secara harfiah atau kiasan, runtuh, dikalahkan
קוּם
qum · melawannya
berdiri, bangkit, bertahan melawan
יָכֹל
yakhol · sanggup
mampu, dapat mengalahkan
Ketiga kata ini membentuk gambaran kekuatan yang berpindah: Haman yang tadinya 'berdiri' dan 'mampu' kini 'jatuh'. Bahasa Ibrani memakai akar yang sama untuk 'bangkit' dan 'bertahan', jadi nasihat ini adalah pengakuan bahwa Mordekhai punya kuasa yang tidak bisa dilawan, mungkin karena providensi ilahi.
Tahukah kamu
Menutup Kepala adalah Tanda Duka
Di Timur Dekat kuno, menutupi kepala adalah isyarat berkabung, mempermalukan, atau duka yang mendalam—bukan sekadar lelah atau malu ringan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ester 6:13
Amsal 16:18
Kejatuhan orang sombong
“Kesombongan mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan.”
Mazmur 37:24
Jatuh tapi ditopang
“Apabila ia jatuh, ia tidak akan tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya.”
Daniel 5:20-21
Jatuh karena kesombongan
“Tetapi ketika hatinya menjadi tinggi dan jiwanya menjadi sombong, ia diturunkan dari takhta kerajaannya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ester 6:13
✕ Sering dikira
Anggapan bahwa Haman berpikir untuk bertobat atau berharap ada jalan keluar.
✓ Yang sebenarnya
Tidak ada indikasi pertobatan; dia dan keluarganya melihat kehancurannya sebagai takdir karena Mordekhai adalah orang Yahudi, dan mereka tahu sejarah kemenangan Yahudi.
✕ Sering dikira
Menganggap nasihat Zeresh sebagai kutukan yang bersifat magis.
✓ Yang sebenarnya
Itu adalah observasi pragmatis berdasarkan pengalaman dan mungkin keyakinan bahwa Allah Yahudi memihak Mordekhai, tetapi bukan mantra sihir.
Renungan
Renungan Singkat Ester 6:13
Ketika kita mulai jatuh karena kesombongan atau tipu daya, orang-orang di sekitar kita bisa melihatnya sebelum kita sendiri menyadarinya. Dengarkan nasihat orang yang bijak sebelum terlambat; jangan biarkan keangkuhan membuat kita buta akan tanda-tanda peringatan.
Tuhan, berilah aku kerendahan hati untuk mendengarkan nasihat dan menjauh dari kesombongan yang membawa kehancuran. Amin.