Aturan Tak Terucap Istana
Ester 4:11
Keberanian Ester
PerikopMordekhai Membujuk Ester · Ester 4:1-17 →““Semua pelayan raja dan rakyat di provinsi kerajaan tahu bahwa setiap laki-laki atau perempuan yang akan menghadap raja ke pelataran dalam tanpa dipanggil, hanya ada satu hukum, yaitu hukuman mati. Kecuali raja mengulurkan tongkat emas kepadanya, maka dia tetap hidup, tetapi aku belum dipanggil untuk datang kepada raja selama tiga puluh hari ini.””Ester 4:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“"Semua pegawai raja serta penduduk daerah-daerah kerajaan mengetahui bahwa bagi setiap laki-laki atau perempuan, yang menghadap raja di pelataran dalam dengan tiada dipanggil, hanya berlaku satu undang-undang, yakni hukuman mati. Hanya orang yang kepadanya raja mengulurkan tongkat emas, yang akan tetap hidup. Dan aku selama tiga puluh hari ini tidak dipanggil menghadap raja."”Ester 4:11 · TB
Terjemahan Baru
“"Setiap orang, baik laki-laki maupun wanita, yang tanpa dipanggil, menghadap raja di halaman dalam istana, harus dihukum mati. Itu adalah undang-undang dan semua orang mulai dari penasihat raja sampai kepada rakyat di provinsi-provinsi, mengetahui hal itu. Hanya ada satu jalan untuk luput dari undang-undang itu, yaitu apabila raja mengulurkan tongkat emasnya kepada orang itu. Kalau itu terjadi, ia akan selamat. Tetapi sudah sebulan ini aku tidak dipanggil raja."”Ester 4:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Semua pejabat negara serta masyarakat di seluruh wilayah kerajaan mengetahui peraturan kerajaan yang menyatakan siapa saja yang ingin bertemu raja tanpa undangan akan dihukum mati— kecuali bila raja mengulurkan tongkat emasnya kepada orang itu. Sedangkan saya sendiri terakhir kali menerima undangan raja lebih dari sebulan yang lalu.””Ester 4:11 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“All the king’s servants, and the people of the king’s provinces, do know, that whosoever, whether man or woman, shall come unto the king into the inner court, who is not called, there is one law of his to put him to death, except such to whom the king shall hold out the golden sceptre, that he may live: but I have not been called to come in unto the king these thirty days.”Ester 4:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ester 4:11?
Ester menjelaskan bahwa siapapun yang menghadap raja tanpa dipanggil akan dihukum mati, kecuali raja mengulurkan tongkat emasnya. Ia juga menyebutkan bahwa ia belum dipanggil raja selama tiga puluh hari, menunjukkan betapa berbahayanya rencana untuk menghadap raja.
Latar belakang
Ester menjelaskan bahaya hukum istana
Ester menyampaikan kepada Hatah bahwa tidak seorang pun boleh menghadap raja tanpa dipanggil, dengan ancaman hukuman mati, kecuali raja mengulurkan tongkat emas. Dia juga menekankan bahwa dia tidak dipanggil selama 30 hari, menunjukkan situasi genting.
Di mana
Susan (Susa)
Di dalam istana, di kamar Ester, siang hari
Kapan
~480 SM
Pasca-pembuangan, masa Persia
Yang berbicara
Ester
Ratu Persia, Yahudi, muda dan cerdas
Kepada
Hatah
Sida-sida raja yang melayani Ester, perantara tepercaya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בּוֹא
bo · menghadap
datang atau masuk
קָרָא
qara · dipanggil
memanggil atau mengundang
דָּת
dat · hukum
peraturan atau dekrit kerajaan
Kata 'dat' (hukum) menunjukkan bahwa aturan ini adalah dekrit resmi yang tidak bisa dilanggar, dan kata 'qara' (dipanggil) menekankan bahwa akses hanya diberikan oleh inisiatif raja.
Tahukah kamu
Tongkat emas sebagai simbol belas kasihan
Dalam seni Persia kuno, tongkat emas sering digambarkan sebagai tanda otoritas raja, dan mengulurkannya adalah isyarat belas kasihan yang jarang terjadi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ester 4:11
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ester 4:11
✕ Sering dikira
Ester takut menghadap raja karena malu.
✓ Yang sebenarnya
Ketakutannya berdasar aturan hukum yang mengancam nyawanya.
✕ Sering dikira
Ester tidak ingin membantu bangsanya.
✓ Yang sebenarnya
Dia hanya menyadari risiko besar yang harus diambil.
Renungan
Renungan Singkat Ester 4:11
Terkadang kita dihadapkan pada risiko besar untuk melakukan hal yang benar. Ketakutan itu wajar, tetapi jangan biarkan ketakutan menghentikan kita dari tindakan yang penting.
Ya Tuhan, saat kami takut melangkah, berikan kami keberanian untuk tetap bertindak sesuai kehendak-Mu. Amin.