Kemegahan Taman Istana
Ester 1:6
Pesta Raja dan Ratu yang Dipermalukan
PerikopRaja Mengadakan Pesta · Ester 1:1-9 →“Di sana ada tirai-tirai dari kain linen putih dan biru yang digantung dengan ikatan tali kain linen ungu halus pada cincin-cincin perak dan pilar-pilar marmer. Dipan-dipan emas dan perak diletakkan di lantai mozaik dari pualam, marmer, putih mutiara dan hitam.”Ester 1:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Di situ tirai-mirai dari pada kain lenan, mori halus dan kain ungu tua, yang terikat dengan tali lenan halus dan ungu muda bergantung pada tombol-tombol perak di tiang-tiang marmar putih, sedang katil emas dan perak ditempatkan di atas lantai pualam, marmar putih, gewang dan pelinggam.”Ester 1:6 · TB
Terjemahan Baru
“Halaman istana dihias dengan gorden dari kain lenan berwarna biru dan putih, diikat dengan tali lenan halus dan disangkutkan pada gelang-gelang perak yang terpasang di tiang-tiang pualam. Di bawahnya ditempatkan dipan-dipan emas dan perak di atas lantai yang berhiaskan pualam putih, hablur merah, kulit mutiara yang berkilap dan batu pirus biru.”Ester 1:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Taman yang berada di dalam istana tersebut dihiasi kain linen putih yang digantung menyerupai atap. Beberapa kain yang berwarna ungu juga digantung pada gelang-gelang yang terbuat dari perak— yaitu gelang-gelang yang sudah dipasangkan di tiang-tiang yang terbuat dari batu putih yang mahal, dan diikat menggunakan pita dari kain linen ungu. Tempat duduk para tamu berupa dipan— yang terbuat dari emas dan perak, diletakkan di atas lantai yang permukaannya dihiasi dengan potongan-potongan kecil dari berbagai jenis batu mulia, kulit mutiara, dan batu putih yang mahal. Semuanya dipasang dengan sangat rapi.”Ester 1:6 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Where were white, green, and blue, hangings, fastened with cords of fine linen and purple to silver rings and pillars of marble: the beds were of gold and silver, upon a pavement of red, and blue, and white, and black, marble.”Ester 1:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ester 1:6?
Ayat ini menggambarkan kemewahan taman istana: tirai linen putih dan ungu, pilar marmer, dipan emas dan perak, lantai mozaik dari berbagai batu mulia. Semua ini menunjukkan kekayaan dan kemewahan kerajaan yang luar biasa.
Latar belakang
Dekorasi Mewah Taman Istana
Penulis melukiskan kemewahan pesta dengan detail: tirai linen putih dan biru, tali ungu, cincin perak, pilar marmer, dipan emas dan perak, serta lantai dari batu pualam dan marmer. Ini menunjukkan kekayaan raja yang tidak terbatas.
Di mana
Susan (Susa), Persia
Taman istana raja
Kapan
~483 SM
Era pembuangan dan pemulihan
Yang berbicara
Penulis Ester
Penulis anonim, mungkin Mordekhai, yang mencatat sejarah.
Kepada
Pembaca Yahudi diaspora
Orang Yahudi di Persia yang perlu tahu asal usul Purim.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
כַּרְפַּס
karpas · tirai
kain linen halus, mungkin katun; bahan yang digunakan untuk tirai.
אַרְגָּמָן
argaman · kain ungu halus
ungu, warna kerajaan yang mahal karena pewarna dari siput.
מִטָּה
mittah · dipan
tempat tidur, dipan; di sini untuk bersandar saat makan.
Bahan-bahan seperti karpas (kapas), argaman (ungu), dan mittah (dipan) semuanya menunjukkan kekayaan luar biasa, tetapi juga mengingatkan bahwa kemewahan ini bersifat sementara.
Tahukah kamu
Batu Pualam dan Marmer
Batu pualam dan marmer adalah material yang sangat mahal dan tanda kemewahan; penggunaan warna ungu dan biru juga melambangkan kerajaan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ester 1:6
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ester 1:6
✕ Sering dikira
Semua ini adalah deskripsi berlebihan dan tidak mungkin nyata.
✓ Yang sebenarnya
Arkeologi menunjukkan kekayaan istana Persia memang luar biasa; ini mungkin realistis.
✕ Sering dikira
Tirai dan dipan hanya untuk hiasan.
✓ Yang sebenarnya
Itu fungsional: tirai untuk privasi dan dipan untuk bersandar saat makan.
Renungan
Renungan Singkat Ester 1:6
Kemewahan dan keindahan dunia bisa memukau, tetapi semuanya sementara. Alih-alih mengejar kemegahan yang fana, mari kita bangun kehidupan yang berharga di mata Tuhan, yang kekal dan tidak lapuk oleh waktu.
Ya Bapa, mampukan aku untuk tidak terpaku pada keindahan duniawi yang sementara, tetapi mengarahkan hatiku pada kekayaan surgawi yang kekal. Amin.