Peres: Kerajaan Dipecah

Daniel 5:27

Kerajaan yang Terpecah

PerikopTulisan di Dinding · Daniel 5:1-31 →
“Tekel: Tuanku telah ditimbang dengan neraca dan didapati terlalu ringan.”

Daniel 5:27 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Daniel 5:27?

'Tekel' berarti Belsyazar ditimbang dengan neraca dan didapati terlalu ringan. Ini adalah metafora bahwa Allah menilai karakter dan perbuatan raja. Meskipun ia memiliki kekuasaan duniawi, ia tidak memenuhi standar kebenaran Allah. Hidupnya tidak berbobot di hadapan Allah.

Latar belakang

Kerajaan Diramalkan

Daniel menafsirkan kata 'Peres' sebagai pembagian kerajaan Babel dan pemberiannya kepada Media dan Persia, yang akan segera terjadi.

Di mana

Babel

Ruang perjamuan istana, malam

Kapan

~539 SM

Pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kejatuhan Babel
Kematian Belsyazar
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daniel

Nabi tua, bijaksana, mantan pejabat istana

R

Kepada

Raja Belsyazar

Raja Babel yang angkuh dan takabur

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

פְּרֵס

peres · Peres

dibagi atau Persia

מַלְכוּת

malkut · Kerajaan

pemerintahan, kekuasaan raja

מָדַי

maday · Media

wilayah Media, sebelah timur Babel

Permainan kata antara 'dibagi' dan 'Persia' menunjukkan bahwa kerajaan Babel akan dipecah dan diberikan kepada bangsa Persia.

Tahukah kamu

Permainan Kata

'Peres' adalah bentuk tunggal dari 'Ufarsin' di ayat 25, artinya 'dibagi' dan terkait dengan kata Persia (Paras).

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Daniel 5:27

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Daniel 5:27

✕  Sering dikira

Menganggap 'Peres' hanya berarti 'dibagi' tanpa kaitan dengan Persia.

✓  Yang sebenarnya

Ini jelas merujuk pada bangsa Persia yang akan menaklukkan Babel.

✕  Sering dikira

Mengira kerajaan akan dibagi kepada banyak pihak.

✓  Yang sebenarnya

Kerajaan akan diberikan kepada satu entitas: Media-Persia, bukan dipecah-pecah.

Renungan

Renungan Singkat Daniel 5:27

Pernahkah kamu merasa 'cukup baik' secara lahiriah? Ayat ini mengajak kita untuk jujur mengevaluasi hidup di hadapan Allah. Apakah ada area yang 'ringan'—misalnya, kurang kasih, kurang kejujuran, atau kompromi dengan dosa? Mari minta Roh Kudus menolong kita menjadi pribadi yang 'berbobot' dalam karakter.

Bapa, timbanglah hatiku dan ubahkan aku, supaya hidupku berkenan kepada-Mu. Amin.