Ahira mempersembahkan untuk Naftali

Bilangan 7:78

Persembahan para pemimpin Israel

PerikopPenahbisan Tenda Suci · Bilangan 7:1-89 →
“Pada hari kedua belas, Ahira, anak Enan, pemimpin suku Naftali.”

Bilangan 7:78 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Bilangan 7:78?

Ayat ini mencatat bahwa pada hari kedua belas, Ahira bin Enan, pemimpin suku Naftali, membawa persembahannya. Ini melanjutkan pola yang sama dengan para pemimpin lain, menunjukkan bahwa setiap pemimpin mendapat giliran untuk mempersembahkan korban di mezbah.

Latar belakang

Persembahan suku Naftali di hari kedua belas

Pada hari kedua belas dan terakhir, Ahira bin Enan, pemimpin suku Naftali, membawa persembahan yang sama seperti para pemimpin lain. Ini menutup rangkaian dua belas hari penahbisan mezbah, dengan setiap suku mendapatkan giliran yang sama.

Di mana

Padang Gurun Sinai

Di depan Kemah Suci, saat mezbah diurapi

Kapan

~1440 SM

Pengembaraan di padang gurun

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembangunan Kemah Suci
Perjalanan ke Kadesy
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Kitab Bilangan

Tradisi mengaitkan kitab ini dengan Musa, tetapi mungkin disunting kemudian oleh imam-imam.

U

Kepada

Umat Israel di padang gurun

Bangsa pilihan Allah yang sedang dalam perjalanan menuju Tanah Perjanjian.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אֲחִירָע

'Aḥira' · Ahira

Nama yang berarti 'saudaraku adalah teman' atau 'saudara telah melihat'

בֵּן

ben · bin

anak laki-laki; menunjukkan garis keturunan

נַפְתָּלִי

Naftali · Naftali

Nama yang berarti 'perjuanganku' atau 'gulingan'

Nama 'Ahira' yang mengandung 'saudara' dan 'Naftali' yang berarti 'perjuangan' mengingatkan bahwa dalam perjuangan hidup, kita memiliki saudara, yaitu Allah dan sesama. Setiap pemimpin dipanggil dengan nama dan garis keturunan, menunjukkan bahwa Allah mengenal kita secara pribadi.

Tahukah kamu

Suku Naftali: berkat dari Musa

Musa memberkati suku Naftali dengan 'kasih karunia yang penuh' dan 'berkat TUHAN' (Ulangan 33:23), dan wilayah mereka di Galilea menjadi tempat Yesus banyak mengajar.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 7:78

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Bilangan 7:78

✕  Sering dikira

Karena Naftali mendapat giliran terakhir, ia dianggap lebih rendah dari suku lain.

✓  Yang sebenarnya

Urutan tidak menunjukkan prioritas; setiap suku mendapat bagian yang sama dan mulia.

✕  Sering dikira

Nama Ahira tidak penting; yang penting hanya persembahannya.

✓  Yang sebenarnya

Nama dicatat secara khusus untuk menunjukkan bahwa Allah menghargai setiap individu dan persembahan mereka.

Renungan

Renungan Singkat Bilangan 7:78

Kita masing-masing memiliki giliran dan kesempatan untuk beribadah dan memberi. Hargai setiap momen, dan lakukan dengan setia seperti para pemimpin Israel.

Tuhan, bantu kami untuk setia dalam ibadah dan memberi, apa pun musim hidup kami. Amin.