Persembahan suku Naftali

Bilangan 7:79

Persembahan para pemimpin Israel

PerikopPenahbisan Tenda Suci · Bilangan 7:1-89 →
“Persembahannya berupa sebuah piring perak seberat 130 syikal, sebuah mangkuk perak seberat 70 syikal, menurut syikal kudus. Keduanya berisi penuh tepung halus yang dicampur dengan minyak untuk persembahan sajian.”

Bilangan 7:79 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Bilangan 7:79?

Ahira bin Enan, pemimpin suku Naftali, mempersembahkan piring perak, mangkuk perak, dan cawan emas berisi kemenyan, sama seperti para pemimpin lainnya.

Latar belakang

Ahira mempersembahkan persembahan

Pada hari kedua belas, Ahira, pemimpin suku Naftali, membawa persembahan yang sama seperti para pemimpin lainnya: piring perak, mangkuk perak, cawan emas berisi kemenyan, serta berbagai hewan untuk kurban. Ini menandakan keseragaman dan kesetaraan di antara dua belas suku.

Di mana

Gurun Sinai

Di depan Kemah Suci

Kapan

~1440 SM

Perjalanan di padang gurun

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pentahbisan Kemah Suci
Pemberangkatan dari Sinai
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Kitab Bilangan

Tradisi mengaitkan dengan Musa, namun kemungkinan diedit kemudian.

U

Kepada

Umat Israel

Komunitas yang sedang dalam perjalanan ke Kanaan.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

קְעָרָה

qə'arah · piring

mangkuk atau piring besar yang digunakan untuk persembahan sajian.

כֶּסֶף

kesef · perak

logam mulia yang melambangkan penebusan dan kemurnian.

שֶׁקֶל

sheqel · syikal

satuan berat yang digunakan untuk menimbang logam berharga.

Keseragaman persembahan menunjukkan bahwa setiap suku sama berharganya di hadapan Allah, tanpa memandang besar kecilnya suku.

Tahukah kamu

Suku Naftali

Naftali adalah anak Yakub dari Bilha, budak Rahel. Suku ini kelak mendapat berkat dari Musa: 'Naftali kenyang dengan perkenanan TUHAN.'

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 7:79

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Bilangan 7:79

✕  Sering dikira

Mengira persembahan ini adalah bentuk suap atau upeti kepada Allah.

✓  Yang sebenarnya

Persembahan adalah ungkapan syukur dan komitmen, bukan untuk memengaruhi Allah.

✕  Sering dikira

Mengira hanya suku-suku besar yang memberi persembahan mewah.

✓  Yang sebenarnya

Semua suku memberi persembahan yang identik, menunjukkan kesetaraan.

Renungan

Renungan Singkat Bilangan 7:79

Ketika kita memberi untuk Tuhan, kita bisa belajar dari Ahira yang tidak setengah-setengah. Setiap kali memberi, ingatlah bahwa Tuhan menghargai kerelaan dan ketulusan hati, bukan sekadar besar atau kecilnya nilai.

Tuhan, ajar aku memberi dengan hati yang murni dan penuh sukacita, seperti Ahira mempersembahkan yang terbaik bagi-Mu. Amin.